Kompas.com - 11/03/2021, 16:00 WIB

KOMPAS.com - Untuk urusan kebersihan tangan, orang hanya mencuci dengan air dan sabun tanpa melakukan perawatan tangan.

"Kebiasaan mencuci tangan membuat kita menyadari betapa kita tidak merawat tangan," kata ahli manikur, Deborah Lippmann.

Penyebab utama kita sering mengabaikan tangan dalam rutinitas perawatan harian adalah karena kita hanya memperlakukan tangan sebagai alat.

"Tangan berfungsi membersihkan, melakukan pekerjaan halaman, melakukan ini, melakukan itu," sebut Lippmann.

Manikur bisa menjadi solusi untuk merawat keseluruhan bagian tangan, bukan hanya kuku.

Baca juga: Tips Pilih Sabun Cuci Tangan yang Tepat untuk Anak

Perawatan kuku, bagian dari perawatan tangan

Manikur atau perawatan kuku bukan sekadar masalah estetika atau tampilan semata, melainkan juga membuat kuku tetap kuat dan kutikula atau kulit halus di sekitarnya senantiasa sehat.

Kutikula adalah salah satu dari sedikit bagian di tubuh di mana kulit berakhir, kata Lippmann.

Ketika kutikula mengering, maka kutikula dapat robek dan menyebabkan hangnail (kulit kecil yang robek di dekat kuku jari tangan atau jari kaki).

"Hangnail bukan hanya terasa tidak nyaman, tapi dapat menjadi pintu masuk infeksi," kata Ryan Turner, MD, dokter kulit di New York, Amerika.

Luka di sekitar kuku dapat menyebabkan bakteri dan jamur masuk ke tubuh.

Baca juga: 4 Kiat agar Kuku Tak Gampang Patah dan Rapuh

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Menshealth
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.