Kompas.com - 29/03/2021, 12:09 WIB
. SHUTTERSTOCK/TUTATAMAFILM.

Penyebabnya adalah infeksi, alergi gluten, radang usus, dan beberapa sindrom lainnya.

“Setiap kali peradangan kronis terjadi di usus, hal itu dapat mengubah keseimbangan bakteri,” kata Dr. Navabi.

"Dan itu bisa menambah lebih banyak gas ke feses kita."

Jika kita menyadari bahwa ada bau tak biasa dari kotoran hingga berhari-hari, Dr. Kohen menyarankan untuk segera menghubungi dokter.

Tidak direkomendasikan untuk membiarkan keadaan begitu saja.

Lalu, setelah mengkonsultasikan ini ke dokter, kita juga bisa mengikuti tips berikut untuk menghindari tinja yang terlalu bau.

Baca juga: 8 Penyebab Buang Air Besar Berdarah yang Harus Diwaspadai

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  • Perhatikan menu makanan

Jika akhir-akhir ini kita banyak makan bawang putih atau bawang bombai, maka hal itu bisa jadi penyebabnya.

Namun -memang, terkadang sulit untuk mengetahui apa yang menyebabkan bau itu.

“Ada baiknya membuat catatan harian apa saja yang kita makan. Ini dapat membantu mendeteksi apa yang menjadi penyebab kotoran berbau,” kata Dr. Singh.

Kita juga harus tetap memperhatikan gluten dan produk susu yang bisa saja menganggu pencernaan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.