Kompas.com - 16/04/2021, 05:38 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi

"Jika puasa memperburuk kondisi medis, bahkan setelah mengubah jadwal pengobatan, pasien sebaiknya tidak berpuasa,” kata dia.

Lebih jauh, ia menyarankan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan apakah tubuh kita mampu diajak berpuasa. Khususnya untuk penderita sejumlah penyakit kronis.

  • Lanjutkan kebiasaan baik

Setelah sebulan berpuasa, tubuh akan terbiasa makan dengan teratur dalam porsi yang cukup. Pertahankan kebiasaan baik ini untuk menjaga kondisi tubuh tetap fit.

Baca juga: Perhatikan, Manfaat Minum Susu Selama Bulan Puasa

Qureshi menyarankan melanjutkan pola ini dengan intermitten fasting alias puasa berkala.

Sebagai gaya hidup, model puasa ini dapat menjaga kesehatan sekaligus berat badan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Sumber Healthline
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.