Kompas.com - 24/04/2021, 10:01 WIB
. WERNER STRAUBE VIA bhg.com.

KOMPAS.com - Kisah sukses para pengusaha atau tokoh-tokoh dunia selalu menarik untuk diikuti. Bahkan, kita juga bisa mendapat ilmu dan inspirasi dari perjalanan mereka meraih kesuksesan.

Tak heran jika buku biografi bisnis menjadi buku yang banyak dicari. Memang tak ada jaminan setelah membaca salah satu buku autobiografi maka bisnis yang kita bangun akan meroket, namun pastinya ada ilmu, bahkan motivasi yang bisa kita petik.

Berikut ini adalah 6 rekomendasi biografi bisnis yang paling informatif, menginspirasi, menghibur, dan memotivasi, menurut situs apetogentleman.

Buku autobiografi Richard Branson, Losing My Virginity.Istimewa Buku autobiografi Richard Branson, Losing My Virginity.

1. Losing My Virginity – Richard Branson

"Kamu bisa masuk penjara atau menjadi jutawan." kata-kata ini kerap diucapkan Richard Branson di buku autobiografinya, Losing My Virginity.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Richard Branson merupakan seorang pengusaha asal Inggris yang memulai usahanya pada umur 16 tahun dan kini dikenal sebagai pendiri 360 perusahaan.

Buku mengenai Branson sangat sayang untuk dilewatkan, karena di dalamnya menceritakan perjalanan bisnis Branson yang menggebu-gebu bersama pengusaha sukses lainnya yaitu Elon Musk.

Lewat buku ini kita bisa mengenal sosok Branson yang sebagian besar hidupnya didedikasikan untuk bisnis dan kegembiraan, petualangan dan keberanian.

Poin utama dari buku ini adalah berani untuk mengambil risiko. Bisnis penuh dengan risiko dan tentu saja risiko tidak selalu sama dengan hadiah. Branson merupakan salah satu orang yang berani untuk mengambil risiko hingga akhirnya membuahkan hasil yang besar.

Baca juga: 5 Rekomendasi Film Interaktif Netflix, Penonton Atur Jalan Ceritanya

2. That Will Never Work – Marc Randolph

Buku ini seperti perjalanan kenangan seorang pengusaha teknologi yang sukses, March Randolph, pendiri dan CEO pertama Netflix yang dibangunnya dari nol.

Netflix merupakan penyedia layanan streaming asal Amerika Serikat yang kini bisa dinikmati di 40 negara. Didirikan tahun 1997 awalnya Netflix menyewakan DVD film-film. 

Netflix sempat ingin dibeli oleh Amazon dan Blockbuster, namun hal ini akhirnya dibatalkan sebelum perusahaan go public pada tahun 2002.

Poin utama buku ini adalah jangan hanya duduk-duduk menunggu momen eureka atau penemuan. Randolph menekankan hal ini dalam bukunya. Penyempurnaan ide yang konstanlah yang akan mengarahkan kita pada kesuksesan.

Buku Banking On It How I Disrupted an Industry.Ist Buku Banking On It How I Disrupted an Industry.

3. Banking On It – Anne Boden

Anne Boden yang merupakan pendiri dan CEO Starling Bank, sebuah bank digital di Inggris, menyebut buku ini bukanlah memoar yang mengisahkan seluruh hidupnya. Namun, buku ini hanyalah sebagian kecil kisah saja.

Buku ini mengisahkan tentang Starling Bank dan jalan masuk revolusionernya ke kancah perbankan pasca-2008. 

Kisah Starling Bank adalah epik blue chip yang tidak diragukan lagi, bahkan suatu hari nantinya akan sangat cocok jika dijadikan film layar lebar.

Poin utama dari buku ini yaitu jadilah revolusi yang ingin kamu lihat di industri. Tidak ada gunung yang terlalu tinggi untuk dicapai.

Baca juga: Daftar Bank Digital di Indonesia

4. Let My People Go Surfing – Yvon Chouinard

Buku ini menceritakan kisah Yvon Chouinard, seorang pemanjat tebing Amerika yang sangat menyukai kegiatan outdoor. Akhirnya ia terjun ke dunia bisnis untuk menciptakan sendiri pakaian yang sesuai dengan yang dia inginkan.

Menariknya, Chouinard juga merupakan sosok pecinta lingkungan yang menjadi kompas untuk mengarahkan perusahaannya, Patagonia. Perusahaan ini menjadi salah satu dari perusahaan yang paling berkelanjutan.

Poin utama dari buku ini adalah kamu tidak harus menjadi seorang iblis yang menjalankan bisnis yang bisa menghancurkan alam demi mengejar keuntungan. Inovasi dapat berjalan seiring dengan konservasi.

5. Shoe Dog – Phil Knight

Buku Shoe Dog adalah memoar dari Pendiri Nike Phil 'Buck' Knight. Dalam buku ini dikisahkan awal berdirinya merek sepatu dan pakaian olahraga pada tahun 1960 dan diakhiri dengan debut perdananya pada tahun 1980-an.

Tentu banyak hal yang bisa kita ambil pelajarannya dari buku ini. Mulai dari hal memilih logo dan nama, hingga pentingnya mengatasi rintangan.

Poin utama buku ini adalah bersabarlah dalam proses. Pertumbuhan suatu hal yang ingin dicapai bisa saja berjalan dengan lambat. Tentu akan ada satu dekade kamu mengalami cobaan dan ada pula kemajuan bertahap yang akan kamu rasakan.

Baca juga: Mengenal Paypal, Calon Alat Pembayaran Baru Gojek

6. Zero To One – Peter Thiel

Buku Zero To One berisi tentang kumpulan pemikiran dan pelajaran yang dapat dipetik dalam membangun salah satu perusahaan rintisan paling sukses, yakni Paypal.

Paypal sendiri merupakan perusahaan transfer uang secara online yang didirikan oleh Peter Thiel yang kini menjadi salah satu ikon Silicon Valley yang paling dikenal.

Dipadukan dengan ciri khas Thiel yang blak-blakan, Zero To One mencakup semua yang perlu dipertimbangkan saat menjalankan bisnis teknologi, mulai dari tim hingga monopoli.

Poin utama buku ini adalah jadilah unik. Thiel memiliki beberapa poin menarik untuk diikuti: tidak cukup untuk menjadi unik, ide kamu juga harus bernilai. Sangat baik jika kamu telah memiliki keduanya, unik dan memiliki ide yang bernilai.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.