Kompas.com - 04/05/2021, 18:18 WIB
Ilustrasi perceraian di usia lanjut shutterstockIlustrasi perceraian di usia lanjut

4. Tingkat kesehatan dan harapan hidup

Harapan hidup saat ini jauh lebih tinggi daripada generasi sebelumnya. Rentang hidup telah meningkat secara drastis, dan bahkan pada usia 50 tahun ke atas orang mengira mereka punya waktu untuk menemukan apa yang membuat mereka bahagia dalam pernikahan.

Orang tua tidak lagi menghindari gagasan perceraian karena mereka masih percaya dapat menemukan kebahagiaan di usia separuh baya.

Akses ke perawatan kesehatan yang baik membuat individu tetap aktif secara mental, fisik, dan psikologis.

Hal ini mendorong orang untuk terus mencari pasangan yang sesuai dengan minat dan sikap mereka ketika pasangan mereka yang sekarang gagal untuk tetap sehat, bugar, dan aktif.

5. Kecanduan

Selain perselingkuhan, kecanduan juga bisa menjadi penyebab perceraian. Kecanduan terhadap obat-obatan, alkohol, perjudian, atau pornografi, dapat menghancurkan pernikahan.

Banyak pernikahan berantakan ketika seseorang menempatkan kebiasaannya di atas kebutuhan keluarga.

Kecanduan seperti perjudian dan narkoba dapat menyebabkan tekanan finansial pada pernikahan yang berakhir dengan perceraian.

Implikasi

Dampak dari grey divorce tetap bisa terasa pada anak-anak. Meskipun anak tersebut telah beranjak dewasa dan lebih memahami yang terjadi pada orangtuanya.

Proses adaptasi dengan perubahan dinamika keluarga bisa terasa sangat sulit. Terlebih anak-anak sudah terbiasa dengan satu keluarga.

Lalu tiba-tiba anak harus berurusan dengan keluarga yang terpisah. Belum lagi jika masing-masing orangtuanya memiliki pasangan hidup baru.

Anak-anak mungkin terjebak di antara perselisihan orangtua dan dipaksa untuk memihak. Ini tentu rasanya sangat tidak menyenangkan.

Grey divorce juga berdampak signifikan terhadap keuangan keluarga. Pembagian harta dan aset yang dimiliki bisa semakin rumit.

Baca juga: Usia, Pekerjaan, dan Pendidikan Berpengaruh pada Perceraian, Mengapa?

Halaman:


Sumber Forbes
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X