Kompas.com - 17/05/2021, 19:00 WIB
Tebal tipisnya rambut bayi juga dipengaruhi faktor genetik. shutterstockTebal tipisnya rambut bayi juga dipengaruhi faktor genetik.

Anak-anak biasanya tumbuh di luar tahap ini, tetapi itu masih bisa terjadi ketika mereka lebih besar.

Baca juga: Makanan untuk Mencegah Rambut Rontok, Apa Saja?

Jika anak-anak sering menggerakkan kepalanya saat tidur, hal itu dapat menyebabkan gesekan dan membuat rambut patah, terutama jika rambutnya diikat ekor kuda.

Para ibu sering kali mengikat rambut anak perempuannya dalam bentuk ekor kuda yang kencang.

Meski tampaknya bagus dan rapi, inilah alasan yang menyebabkan kerusakan pada rambut.

Oleh karena itu, sebaiknya kita mengikat rambut anak dengan lebih longgar atau mencoba mengepang rambut untuk mencegah kerontokan.

4. Kekurangan nutrisi

Untuk mencari tahu mengapa anak-anak mengalami kerontokan rambut, kita mungkin perlu melihat asupan nutrisinya terlebih dahulu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ini bisa menjadi perbaikan yang sangat mudah dan sederhana untuk membantu anak-anak memiliki rambut yang tetap sehat, serta mencegahnya dari kerontokan rambut.

Ketika anak-anak tidak mendapatkan nutrisi penting yang cukup atau kekurangan nutrisi, maka mereka mudah mengalami kerontokan rambut.

Inilah sebabnya mengapa rambut rontok umum terjadi pada anak-anak yang menderita gangguan makan.

Jika anak-anak kekurangan zat besi, zinc, niacin, biotin, dan protein, mereka dapat mengalami kerontokan rambut.

Pastikan juga untuk berkonsultasi dengan dokter guna memastikan nutrisi yang baik dan tepat dalam makanan anak sehari-hari.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Sumber Moms
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.