Kompas.com - 24/05/2021, 20:06 WIB
Terlalu banyak minum kopi dapat memunculkan sejumlah dampak pada tubuh. PIXABAY/SHIXUGANGTerlalu banyak minum kopi dapat memunculkan sejumlah dampak pada tubuh.

Karena kafein mempercepat sistem saraf pusat, kondisi itu dapat memicu peningkatan pelepasan adrenalin yang dapat membuat kita merasa gelisah atau takut.

Baca juga: Benarkah Minum Kopi Bisa Meningkatkan Tekanan Darah?

2. Kesulitan tidur

Karena memiliki dampak pada sistem saraf pusat, kafein dapat membuat kita terjaga, tetap tertidur, atau mencapai fase Rapid Eye Movement (REM) yang dalam.

Dibutuhkan rata-rata 5-6 jam untuk menghilangkan setengah dari kafein yang konsumsi dari tubuh dan sekitar satu hari untuk membersihkan sepenuhnya sistem tubuh dari kafein.

Untuk itu, lebih baik mengonsumsi kafein dalam jumlah sedang di awal hari untuk memastikan kita bisa tidur malam dengan nyenyak dan tanpa gangguan.

3. Sakit perut

Kopi sangat asam dan memiliki sifat pencahar. Selain itu, kopi juga memengaruhi usus kita ketika dikonsumsi.

Semua faktor itu dapat menyebabkan kita merasakan heartburn, kram, gangguan pencernaan, mual, hingga diare.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Alternatif Minum Kopi, 8 Aktivitas Ini Bikin Melek di Pagi Hari

4. Sering buang air kecil

Kafein bersifat diuretik ringan, yang artinya dapat menyebabkan dehidrasi.

Jika kita menikmati secangkir kopi, cobalah makan terlebih dahulu atau dengan minuman untuk memperlambat pergerakan cairan ke seluruh tubuh sehingga tidak mengalami dehidrasi.

5. Sakit kepala

Meskipun konsumsi kafein dalam jumlah tertentu terkadang dapat membantu meredakan sakit kepala, terlalu banyak mengonsumsi kafein juga dapat menyebabkan sakit kepala berkepanjangan sepanjang hari.

Ini dikarenakan tubuh merasakan gejala penarikan (withdrawal).

Jika mengalami salah satu gejala di atas, ada baiknya membatasi asupan kafein secara perlahan untuk menekan atau menghindari gejala penarikan.

Disarankan untuk secara bertahap menukar secangkir kopi dengan teh bebas kafein, kemudian mulai minum kopi tanpa kafein din hari lainnya, hingga di hari kemudian kita dapat menekan jumlah konsumsi kopi harian.

Baca juga: Minum Kopi Sebelum Sarapan, Baik atau Buruk?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.