Kompas.com - 05/06/2021, 21:48 WIB
|
Editor Wisnubrata

5. Tidak terpaku pada kenangan indah saja

Kita memiliki dorongan yang kuat untuk mempertahankan ikatan dengan mantan, meski hubungan itu hancur.

Fakta itu terungkap dari sebuah studi di tahun 2017 yang dimuat ke dalam jurnal Social Psychological and Personality Science.

Pastikan agar memori yang kita miliki tidak mengaburkan fakta sebenarnya dari hubungan yang kandas.

"Terkadang sisi negatif dari masa lalu kita terhapus dari ingatan kita, hanya menyisakan nostalgia dan emosi," jelas Morse.

Sebuah hubungan tidak berakhir tanpa sebab, jadi cobalah berfokus pada penyebab berakhirnya hubungan tersebut.

Ia menambahkan, jika kita sedang berusaha kembali berhubungan dengan mantan, kita perlu mengingat masa-masa di mana kita menjelek-jelekkan mantan kekasih.

6. Memahami segala hal bisa berubah

Studi yang dimuat ke dalam jurnal Social Psychological and Personality Science juga menemukan, hubungan sering berakhir karena masalah kepercayaan, seperti mantan yang pernah berselingkuh.

Jika kita ingin memberikan kesempatan kedua kepada mantan, renungkan apakah kita bisa menjalani hubungan bersama mantan di masa sekarang atau tidak.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.