Kompas.com - 13/08/2021, 13:44 WIB
Ilustrasi vaksin Covid-19 untuk ibu hamil, vaksinasi Covid-19 pada ibu hamil, efek samping vaksin, efek samping vaksinasi Covid-19 pada ibu hamil. ShutterstockIlustrasi vaksin Covid-19 untuk ibu hamil, vaksinasi Covid-19 pada ibu hamil, efek samping vaksin, efek samping vaksinasi Covid-19 pada ibu hamil.

KOMPAS.com – Vaksinasi Covid-19 terus digalakkan untuk memerangi wabah virus corona. Namun, masih saja ada mitos keliru yang beredar, misalnya tentang vaksin Covid-19 yang bisa mengurangi kesuburan.

Faktanya, tidak ada bukti bahwa vaksin apa pun, termasuk vaksin Covid-19 yang dapat mempengaruhi peluang kita untuk hamil.

Pakar medis mengatakan tidak ada alasan biologis bahwa suntikan akan mempengaruhi kesuburan. Bukti ilmiah justru mengungkap lebih banyak jaminan bagi siapa pun yang khawatir tentang peluang mereka untuk hamil.

Dalam penelitian Pfizer, jumlah wanita yang sama menjadi hamil dalam kelompok yang diberi vaksin seperti pada kelompok yang diberi suntikan plasebo (tidak berisi vaksin).

"Para peneliti mulai mempelajari laporan anekdot tentang perubahan jangka pendek pada periode haid setelah vaksin, tetapi sejauh ini tidak ada indikasi bahwa suntikan itu membahayakan kesuburan," kata Dr. Mary Jane Minkin, seorang ginekolog dan profesor di Yale University School of Medicine.

Baca juga: Vaksin Covid-19 Ganggu Siklus Menstruasi? Simak Penjelasannya

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) dan kelompok dokter kandungan juga merekomendasikan vaksin Covid-19 untuk ibu hamil, yang memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit parah jika terinfeksi virus corona.

Penelitian menunjukkan, ibu hamil yang terinfeksi virus rentan dirawat di perawatan intensif, menerima ventilasi invasif dan meninggal, daripada rekan-rekan mereka yang tidak hamil.

CDC juga memantau puluhan ribu ibu hamil yang mendapat vaksin dan menemukan bahwa tingkat keberhasilan kehamilan mereka sebanding dengan masa sebelum pandemi.

"Jadi jika kita berpikir untuk memiliki bayi, mencoba untuk hamil atau menjalani perawatan kesuburan, kita tidak boleh menunda vaksinasi," kata Dr. Denise Jamieson, ketua departemen ginekologi dan kebidanan di Emory University School of Medicine.

Baca juga: Imun Rendah Bikin Ibu Hamil Rentan Terinfeksi Covid-19

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Sumber Fox News
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.