Kompas.com - 24/08/2021, 07:43 WIB
Makan makanan tinggi gula dapat memperparah respons peradangan ketika tubuh terinfeksi Covid-19. FREEPIK/8PHOTOMakan makanan tinggi gula dapat memperparah respons peradangan ketika tubuh terinfeksi Covid-19.

KOMPAS.com - Bahan tambahan pangan buatan merupakan bahan sintetis yang ditambahkan ke dalam makanan untuk meningkatkan warna, rasa, dan menjadikan makanan lebih awet dan tahan lama.

Bahan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) menyatakan, bahan tambahan pangan buatan yang ada di pasaran aman untuk dikonsumsi.

Namun, amankah konsumsi bahan tambahan pangan buatan untuk jangka panjang?

Jenis bahan tambahan pangan buatan

FDA membagi bahan tambahan pangan buatan menjadi dua kategori, yaitu:

a) Tidak langsung

Bahan tambahan pangan buatan tidak langsung merupakan bagian dari makanan yang dikemas atau disimpan dengan cara tertentu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: 4 Pemanis Alami yang Baik untuk Kesehatan

b) Langsung

Bahan tambahan pangan buatan langsung diciptakan untuk tujuan tertentu, seperti meningkatkan tekstur atau rasa.

Sebagai contoh, aspartam adalah pemanis buatan yang kerap dipakai untuk meningkatkan rasa soda dan makanan rendah kalori atau bebas gula.

Halaman:


Sumber Healthline
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.