Kompas.com - 26/08/2021, 15:17 WIB

1. Pahami seperti apa burnout itu

Batasan yang tipis di semua bidang kehidupan, terutama pekerjaan, dapat menyebabkan perasaan demoralisasi, kelelahan, dan apatis. Apalagi jika pasangan atau kualraga tidak menghargai usahanya.

“Ini menciptakan perasaan kesepian dan ketidakberdayaan,” kata psikiater Leela R Magavi.

Burnout bermanifestasi secara berbeda tergantung pada orangnya, tetapi biasanya akan membuat seseorang mudah tersinggung dan marah.

Orang yang sedang burnout kemungkinan juga memiliki gejala fisik seperti sakit kepala, sakit perut atau otot, tekanan darah tinggi, bahkan kurang mampu menangkal infeksi karena sistem kekebalan yang berkurang.

Tanda-tanda lainnya seperti kesedihan, keputusasaan dan sinisme.

“Rasanya seperti kita tidak punya apa-apa lagi untuk diberikan kepada orang-orang di sekitar kita,” kata Mary Joye, konselor kesehatan mental berlisensi.

Diana M. Concannon, PsyD, dari Alliant University mengatakan bahwa kelelahan bukanlah suatu peristiwa melainkan ini adalah sebuah proses.

Marshall mengatakan, awasi perubahan pada pasangan kita dan gunakan itu sebagai kesempatan untuk berbicara tentang apa yang kita perhatikan.

Baca juga: Lakukan Ini Saat Merasa Frustrasi dengan Pasangan

2. Dengarkan secara aktif

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Fatherly
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.