Kompas.com - 18/10/2021, 20:32 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi

KOMPAS.com - Punya kebiasaan menggoyangkan kaki saat tidur atau duduk? Bisa jadi kita menderita restless leg syndrome (RLS) atau juga dikenal sebagai sindrom kaki gelisah.

Orang yang mengalami sindrom ini umumnya memiliki dorongan tak terkendali untuk menggerakkan kaki akibat sensasi yang tidak nyaman di kaki.

Meski tidak membahayakan kesehatan, kebiasaan menggoyangkan kaki dapat mengganggu tidur yang akan berujung pada masalah lain.

Penyebab sindrom kaki gelisah

Dijelaskan oleh dokter kesehatan tidur, J Andrew Berkowski, sindrom kaki gelisah biasanya disebabkan oleh masalah sensasi di bagian otak, bukan di kaki.

Baca juga: Sindrom Kaki Gelisah: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Namun masalah di bagian otak dapat memengaruhi otak dan saraf di kaki.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ini tidak 100 persen masalah otak, tapi menyebabkan sensasi abnormal di area kaki," katanya.

Berdasarkan penuturan Berkowski, dua penyebab utama yang memicu terjadinya sindrom kaki gelisah yaitu:

- Faktor genetik

Penelitian menunjukkan gen tertentu berisiko mengembangkan sindrom kaki gelisah. Selain itu, satu penelitian lain mengungkap orang dengan sindrom kaki gelisah berkemungkinan tinggi memiliki anggota keluarga dekat yang juga mengalami kondisi tersebut.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.