Kompas.com - 07/01/2022, 15:25 WIB

Pada kotak sepatunya pun, New Balance dengan bangga menyatakan, sepatu itu telah dibuat di AS selama lebih dari 75 tahun.

Tetapi, selama tiga dekade terakhir, New Balance telah berulang kali mendapat kecaman karena salah mengartikan produknya.

Berdasarkan investigasi Wall Street Journal dari tahun 2014, terungkap, hanya sekitar 70 persen dari sepatu New Balance yang menunjukkan material dan tenaga kerjanya berasal dari AS.

Dan pada 1990-an, FTC melakukan tindakan penegakan hukum terhadap NB karena membuat klaim tentang manufaktur dalam negeri. Tetapi, kemudian FTC membatalkannya setelah pertempuran hukum yang kontroversial.

Ada pun kelima konsumen yang mengajukan gugatan terbaru pada bulan Desember lalu berpendapat bahwa NB sengaja menjual beberapa sepatu dengan menampilkan bendera AS dan kata "USA" di lidah sepatu.

Baca juga: Kontroversi Pesawat Terbang Made in Indonesia

Langkah itu -tentu saja, dilakukan untuk menunjukkan bahwa sepatu tersebut dibuat di AS.

Gugatan tersebut -seperti disebut di atas, juga mengungkapkan, sepatu New Balance mengandung sebanyak 30 persen bahan yang dibuat di luar negeri.

Masalahnya, banyak konsumen yang kemudian tertipu dan bersedia membayar lebih untuk produk yang mereka yakini dibuat di AS.

Sementara itu, penelitian tahun 2019 dari Alliance for American Manufacturing dan FTC juga menunjukkan bahwa 60 persen konsumen bersedia membayar hingga 10 persen lebih mahal untuk produk buatan AS.

"Ada nilai nyata yang terkait dengan label 'Made in the USA'. Jadi, memastikan label dijaga, dilindungi, dan ditegakkan dengan baik sangat penting."

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.