Kompas.com - 20/01/2022, 18:56 WIB

KOMPAS.com - Banyak studi yang menggambarkan manfaat bersyukur bagi seseorang.

Beberapa manfaat bersyukur termasuk membantu kita merasakan emosi yang lebih positif, dan menikmati pengalaman yang baik.

Selain itu, hal ini juga bisa meningkatkan kesehatan fisik dan mental, serta membangun relasi yang kuat dengan orang lain.

Hanya saja, satu studi dari Walsh, Regan, dan Lyubomirsky yang diterbitkan dalam the Journal of Positive Psychology (2022) mengungkap fakta lain terkait bersyukur.

Menurut studi tersebut, sosialisasi rasa syukur (efek ketika rasa syukur dibagi antara pemberi dan penerima) dan ketika rasa syukur disaksikan oleh orang lain belum banyak diteliti.

Bersyukur adalah fenomena yang terkait dengan kebutuhan dasar manusia untuk memberi dan menerima sebagai dasar dari kelangsungan hidup dan kerja sama komunal.

Baca juga: Yuk, Latihan Bersyukur demi Kesehatan

Peneliti mengamati, kata "gratitude" berasal dari bahasa Latin "gratia", yang berarti kebaikan.

Bersyukur adalah bentuk terima kasih yang secara inheren bersifat interpersonal (terjadi antara dua orang atau lebih).

Kegagalan untuk mengungkapkan rasa syukur dapat mengarah pada perpecahan.

Rasa syukur adalah keadaan pikiran (state of mind) yang kuat, yang memberikan dampak penting bagi kesejahteraan individu serta kepuasan hubungan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.