Kompas.com - 12/02/2022, 08:56 WIB

KOMPAS.com - Rasanya semua orang pasti pernah memiliki momen ketika gagal memotong rambutnya. 

Saat berangkat ke salon, kita memiliki ekspektasi potongan rambut tertentu untuk mendapatkan penampailan yang lebih baik.

Sayangnya, terkadang malah potongan itu “gagal” atau tak sesuai yang kita dapatkan.

Kita mungkin melemparkan kesalahan pada penata rambut di salon yang tidak menangkap instruksinya dengan benar.

Namun sebelum menyalahkan mereka perlu diketahui bahwa insiden salah potong ini tidak selalu disebabkan karena penata rambut yang tak mumpuni.

Baca juga: Tips Potong Rambut Sendiri di Rumah Saat Pandemi Corona

"Potongan rambut yang buruk tak selalu berarti bahwa seorang stylist tidak memiliki kemampuan yang baik,” ujar penata rambut Kali Ferrara dari Roy Teeluck Salon, New York.

Menurutnya, seorang penata rambut yang bagus pun bisa melakukan kesalahan.

"Tidak mampu memberikan potongan yang tepat untuk tekstur rambut tertentu atau tidak memberi tahu klien tentang perawatan yang harus dilakukan dapat merusak citra klien selama lebih dari setahun,” ujarnya.

Cara mengatasi potongan rambut yang gagal

Potongan rambut yang gagal juga bisa disebabkan oleh hal lain, misalnya ketika kita nekat memotong sendiri tanpa pergi ke salon.

Tanpa ilmu dan alat yang memadai, besar kemungkinan potongan tersebut bisa salah dan malah merusak penampilan kita.

Namun, terlepas dari apa penyebabnya, tentu kita ingin memperbaikinya, kan?

Jadi, ikuti saja beberapa tips yang dilansir dari Real Simple, berikut ini.

Bicaralah dengan penata rambut

PT Victoria Care Indonesia Tbk, melalui program Virtual CBD Hair Institute pun memperkenalkan warna rambut yang cocok bagi semua kulit wanita Indonesia, yaitu Amethyc Luster PT Victoria Care Indonesia Tbk, melalui program Virtual CBD Hair Institute pun memperkenalkan warna rambut yang cocok bagi semua kulit wanita Indonesia, yaitu Amethyc Luster
Meski nampak menakutkan, komunikasi jujur dan terbuka itu penting, apalagi jika kita berakhir mendapatkan potongan yang tidak kita sukai.

“Jika tidak senang dengan potongannya, sebaiknya langsung tanyakan pada penata rambut apakah itu bisa diperbaiki atau tidak,” ujar Emily Cable, penata rambut profesional di salon Nine Zero One di Los Angeles.

Ferrara juga mengatakan bahwa beberapa salon melayani penyesuaian ulang selama satu minggu tanpa perlu tambahan biaya.

Baca juga: Dilema Kangen ke Salon tapi Cemas Penularan Covid-19

"Jangan merasa takut untuk kembali. Sebagai penata rambut, kami ingin aga pelanggan senang. Kami sangat menghargai Anda dan kami juga ingin Anda menjadi billboard berjalan kami,” ujarnya.

Mintalah potongan lebih pendek

Cable berpendapat bahwa saat mendapat potongan rambut “gagal,” dirinya akan berusaha mencari tahu potongan seperti apa yang dimaksud.

Jika ternyata potongan itu buruk karena terlalu banyak layer, Cable berpendapat cara terbaik untuk menanganinya adalah dengan memotongnya lebih pendek, sepanjang layer terpendek.

Meski ini akan membuatmu kehilangan sedikit rambut, rambut akan lebih lurus dan rata, sehingga akan lebih mudah ditata lagi ke depannya.

Tambahkan extension

Jika potongan gagal itu terjadi akibat layer berombak atau terlalu pendek, Cable mengatakan menambahkan ekstensi dapat membantu menyamarkan potongan itu sampai tumbuh.

Baca juga: Apakah Potong Rambut Ketika Hamil Berbahaya Bagi Janin?

Cari gambar referensi baru

Menyiapkan foto saat akan potong rambut sangat diperlukan.

Sebab, tak hanya akan mencegah potongan gagal, ini juga akan menolong penata rambut saat dia mencoba untuk memperbaiki potongan buruk.

Bersabarlah

Sayangnya, selain kembali untuk meminta stylist memperbaiki potongan dan menunggu rambut kembali tumbuh, tak ada lagi yang bisa kita lakukan.

Memang, potongan rambut yang gagal bisa nampak seperti bencana besar pada awalnya.

Baca juga: Yang Harus Dilakukan Orangtua Jika Anak Potong Rambut Sendiri

Namun beberapa bulan kemudian, kemungkinan kita akan melupakannya dan menganggapnya sebagai pengalaman lucu.

"Semua orang juga manusia, dan rambut merupakan bagian dari kepribadian seseorang. Namun, itu bisa tumbuh kembali,” pungkas Ferrara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.