Kompas.com - 10/03/2022, 07:48 WIB

KOMPAS.com - Banyak orang tentu sudah mengetahui bahwa Lego dapat dikreasikan dalam bentuk yang unik.

Tak ayal, hal ini dimanfaatkan para desainer Lego untuk merancang mainan balok susun itu dalam bentuk spesial pada momen-momen yang istimewa.

Misalnya saja Lego berbentuk Stadion Santiago Bernabeu untuk memeringati Hari Jadi ke-120 raksasa LaLiga, Real Madrid.

Atau Lego Fender Stratocaster berwarna merah dan hitam yang detailnya benar-benar terlihat seperti gitar sungguhan.

Baca juga: Ini Gitar Kesayangan Para Musisi dari Balok Lego

Lego Vespa 12PT. Piaggio Indonesia Lego Vespa 12
Selain bentuk-bentuk tersebut, kini permainan susun balok ini juga hadir dalam wujud Vespa 125, skuter ikonik asal Italia yang pernah berjaya pada tahun 1960-an.

Jika dilihat dari fotonya, tentu orang tidak akan mengira bahwa itu merupakan Lego yang disusun menyerupai Vespa 125.

Tapi, jika ditengok wujud aslinya, barulah orang-orang akan memahami bahwa Vespa 125 yang mereka lihat adalah versi kecilnya saja.

Hal itu dikarenakan Lego Vespa 125 yang disusun dari 1.106 keping balok sangatlah detail dan persis.

Saking detailnya, Lego Vespa 125 mampu menampilkan keranjang belakang, roda cadangan, dan penutup mesin yang dapat dilepas. Menarik, bukan?

Untuk bagian mesinnya, Lego Vespa 125 juga dibuat mirip dengan aslinya dan diberikan tambahan kickstand serta kemudi yang dapat difungsikan.

Bentuk Lego terbaru ini disusun sebagai wujud penghormatan kepada model Vespa orisinil yang identik dengan warna biru pastel itu.

Baca juga: Mini BMW Superbike M 1000 RR dari Lego, Seberapa Detail?

Lego Vespa 125 Lego Vespa 125
Karena Lego Vespa 125 ini merupakan bentuk yang spesial, tentu ada kesan dan cerita menarik di balik proses pembuatannya.

Seperti yang diungkapkan Florian Muller, desainer senior di Lego Group yang mengaku pembuatan Lego Vespa 125 merupakan pengalaman luar biasa.

Hal itu dikatakan Muller dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Rabu (9/3/2022).

Lego Vespa 125 Lego Vespa 125
"Menciptakan kembali detail dari model aslinya dalam merayakan Vespa klasik tahun 1960-an adalah salah satu bagian favorit saya dalam mendesain set ini," ungkapnya.

Bagi Muller, menyusun Lego agar menyerupai Vespa 125 membawanya kembali ke masa lalu dan membuatnya berimajinasi.

"Kami berharap penggemar juga dapat memiliki pengalaman yang sama," tambah Muller.

Hal senada juga diutarakan Marco Lambri, Head of the Piaggio Group Design Center dalam keterangan resminya.

Ia menyebut kolaborasi antara Piaggio dan Lego memiliki potensi ekspresi tidak terbatas yang dapat ditawarkan kepada para penggemar.

“Bekerja dengan Lego Group merupakan pengalaman yang luar biasa," katanya.

Baca juga: Kemegahan Stadion Santiago Bernabeu dalam Ukuran Mini dari Lego

"Dua merek terkemuka ini mampu menjangkau berbagai usia, selalu mampu menemukan jati diri mereka sendiri dengan kapasitasnya untuk bersatu dan membentuk DNA mereka sendiri."

Sebagai desainer, Lambri mengatakan bahwa tantangan yang dihadapi adalah dalam membuat bentuk Vespa yang halus dari kepingan Lego.

Bagi para pecinta Vespa, Lego Vespa 125 tentu dapat dijadikan koleksi atau sekadar pajangan di rumah maupun di kantor.

Tapi, bukan untuk dikendarai, ya?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.