Kompas.com - 28/04/2022, 12:33 WIB

KOMPAS.com - Mudik Lebaran bisa menjadi perjalanan yang menyenangkan sekaligus melelahkan.

Kita akan bisa segera berjumpa orangtua dan sanak keluarga di kampung halaman setelah lama tak bersua.

Selama perjalanan, kita bisa mendapatkan pengalaman, kenalan maupun pemandangan yang berbeda dibandingkan aktivitas sehari-hari.

Baca juga: Mudik Membawa Bayi, Hindari 5 Kesalahan Umum Saat Memakai Car Seat

Namun tradisi mudik Lebaran juga bisa sangat menyiksa bagi orang yang mabuk perjalanan.

Keharusan terjebak di salah satu mode transportasi dalam waktu tertentu untuk mencapai kampung halaman membuat banyak orang tidak enak badan.

Beberapa orang memang mengalami berbagai gejala yang menyakitkan ketika harus menempuh perjalanan baik itu mengendarai mobil pribadi, naik pesawat terbang atau menumpang kereta api maupun kapal laut.

Keluhan yang dirasakan saat mabuk perjalanan seperti mual, muntah, pusing, keringat dingin, pucat, lemas, sakit perut sampai meningkatnya air liur.

Tak jarang, orang yang mabuk perjalanan akan sangat kelelahan dan malah jatuh sakit ketika sampai di tujuan.

Baca juga: 5 Essential Oil yang Bisa Atasi Mual dan Mabuk Saat Mudik

Penyebab mabuk perjalanan yang kerap terjadi saat mudik Lebaran

Antrian Penumpang kereta mulai meningkat saat mudik lebaran 2022 di Stasiun Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (25/4/2022). PT KAI Daop II Bandung menyebut bahwa tiket kereta Lebaran di tanggal 28 Maret - 1 Mei 2022 habis terjual. Mayoritas penumpang membeli tiket tujuan Jakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur.KOMPAS.com/AGIE PERMADI Antrian Penumpang kereta mulai meningkat saat mudik lebaran 2022 di Stasiun Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (25/4/2022). PT KAI Daop II Bandung menyebut bahwa tiket kereta Lebaran di tanggal 28 Maret - 1 Mei 2022 habis terjual. Mayoritas penumpang membeli tiket tujuan Jakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Ada orang yang selalu mabuk perjalanan bahkan hingga beranjak dewasa, apapun jenis kendaraan yang dipakainya.

Namun ada juga yang sama sekali tidak pernah merasakan keluhan mabuk perjalanan seumur hidupnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.