Kompas.com - 10/05/2022, 10:00 WIB

KOMPAS.com - Invasi Rusia yang dimulai sejak Februari 2022 tak membuat perancang busana asal Ukraina, Mary Furtas putus asa.

Ketika invasi Rusia pecah, pendiri label Cultnaked tersebut mengaku terus memantau perkembangan berita setiap hari.

"Saya tidak bisa tidur nyenyak pada hari itu atau hari tertentu sebelumnya," ungkap dia, sebagaimana dilansir Popsugar, Senin (9/5/2022).

Ketika Rusia mulai mengebom kota-kota besar di Ukraina, Furtas bergegas mengungsi dengan putrinya ke Polandia untuk menyelamatkan diri.

Dia pun rela menutup butik yang sudah dibangun sejak lima tahun lalu. Padahal, pada momen itu, Furtas tengah mempersiapkan diri untuk meluncurkan koleksi baru.

Label Cultnaked tersebut sebelumnya memang tengah naik daun. Bahkan, koleksi busana untuk traveling miliknya disukai selebritas papan atas seperti Megan Fox dan Kendall Jenner.

Tentu, sangat disayangkan jika bisnis yang sudah didirikan dengan jerih payah harus berhenti karena terimbas perang.

Baca juga: Curahan Hati Desainer Asal Ukraina yang Terjebak Dalam Perang

Perang tak membuat putus asa dalam berkarya

Rancangan busana Mary Furtas, desainer asal UkrainaDok. cultnaked Rancangan busana Mary Furtas, desainer asal Ukraina

Invasi Rusia ke Ukraina membuat bisnisnya terpaksa harus ditutup.

Termasuk butik dan situs resmi lini busananya dan hanya menyisakan satu pesan di beranda.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Sumber Popsugar
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.