Kompas.com - 14/05/2022, 06:00 WIB

KOMPAS.com - Jika memelihara kucing, mungkin kita kerap menerima 'hadiah' berupa berbagai bangkai seperti burung, laba-laba, tikus, kelinci hingga tupai.

Anabul kesayangan mungkin akan meninggalkannya di depan pintu kamar atau membawanya langsung ke hadapan kita.

Perilaku ini membuat kebanyakan dari kita tidak nyaman karena risih dengan bangkai hewan tersebut.

Tentu saja, perilaku ini bisa membuat kita bingung dan bertanya-tanya, mengapa kucing senang membawakan bangkai?

Alasan kucing gemar membawa pulang bangkai ke rumah

Dilansir dari Purina, jawaban sederhananya adalah karena tindakan itu adalah naluri bertahan hidup kucing.

Perlu diingat, meski telah dijinakkan sejak ribuan tahu ke belakang, naluri berburu alaminya masih bisa kita lihat pada kucing.

Di alam liar, induk kucing akan mengajari anaknya cara bertahan hidup, termasuk mencari makanan dan memakannya.

Baca juga: Alasan Kucing Suka Menggigit Tangan Kita dan Cara Mengatasinya

Nah, karena steril dan kebiri kini lebih umum, sering kali kucing peliharaan tidak memiliki keturunan tempatnya menurunkan ilmu berburu.

Jadi, mungkin kucing peliharaan mencoba mengajari tuannya sebagai gantinya.

Selain itu, membawakan bangkai sebenarnya perlu diapresiasi..

Menurut pakar perilaku kucing asal Inggris, Anita, kucing akan membawa pulang mangsa yang telah diburu dan dibunuhnya ke tempat dirinya merasa aman, nyaman, dan terlindungi.

Mereka juga ingin berbagi hasil tangkapan dengan keluarganya yakni kita.

Jadi, kebiasaan itu mungkin membuat kita geli namun tidak bermaksud buruk.

Baca juga: Tips Membuat Kucing Menyukai Kotak Pasirnya

Meski tergolong sebagai perilaku alami kucing, bukan berarti kita tidak bisa mengubah kebiasaan ini. 

Ada beberapa langkah sederhana yang bisa kita lakukan untuk mengurangi kebiasaan kucing membawa pulang bangkai.

Berikut daftarnya.

Memasang kalung dengan lonceng

Ilustrasi kucingUnsplash/Piotr Musio? Ilustrasi kucing
Memasang lonceng di kalungnya dalah salah satu cara termudah untuk menghentikan kucing memburu dan membunuh hewan liar lain.

Lonceng yang berbunyi akan menjadi sinyal bagi calon mangsa kucing, memberi hewan-hewan ini waktu untuk terbang atau kabur.

Namun, pastikan kalung yang dikenakan  cukup mudah dilepas dan dapat terlepas sendiri jika kucing tersangkut.

Hati-hati menaruh bird feeder

Jika memiliki bird feeder (pengumpan burung) di kebun, namun memiliki kucing juga, berhati-hatilah dalam menempatkan meja dan tempat makan burung.

Hindari meletakkan apa pun di tanah yang mudah dijangkau kucing, termasuk burung peliharaan atau burung liar.

Baca juga: Apa Kucing Bisa Menangis? Begini Penjelasannya

Jangan biarkan kucing ke luar rumah pada beberapa waktu tertentu

Ilustrasi kucing - Kucing sedang memburu di alam liar.SHUTTERSTOCK / Losonsky Ilustrasi kucing - Kucing sedang memburu di alam liar.
Tidak membiarkan kucing keluar di malam dan di pagi hari adalah salah satu cara paling efektif untuk menghentikan kebiasaan hewan ini berburu mangsanya.

Pasalnya, dua waktu ini ini merupakan saat mamalia kecil dan burung paling aktif.

Karena kucing merupakan hewan krepuskular (paling aktif saat fajar dan senja), jadi, jangan aneh jika mereka mengeong di depan pintu dan membuat kekacauan agar bisa keluar rumah.

Alihkan energi kucing dengan bermain

Jika memberi cara lain untuk menyalurkan naluri berburunya, itu akan membantu memuaskan dorongan memangsa kucing.

Jadi, coba berikan boneka tikus untuk bermain mouse wind-up atau melempar tongkat agar kucing dapat mengejarnya.

Cara ini juga bisa menjadi bentuk olahraga yang bagus dan membuat ikatan antara kita dan kucing makin erat.

Baca juga: Ajak Kucing Bermain Jika Menemukan Perilaku Ini

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Purina
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.