TANYA PAKAR

Tanya Pakar merupakan kolaborasi Kompas.com dan para pakar di bidang nutrisi dan parenting. Kami mengundang Sahabat Kompas.com untuk mengajukan pertanyaan.

Rekomendasi Makanan Pendamping ASI yang Bernutrisi

Kompas.com - 31/05/2022, 10:59 WIB
Konsultasi Tanya Pakar Nutrisi

Cari jalan keluar tentang nutrisi secara tepat?

Periksa terperinci gizi Anda, konsultasi ke Kompas.com!

Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini


Pertanyaan:
Saya memiliki bayi laki-laki berusia 4 bulan dan saat ini sedang rajin mengumpulkan menu-menu MPASI. Saat ini bayi saya tidak ASI eksklusif tetapi dicampur dengan susu formula karena saya ibu bekerja.

Bisakah dokter menjelaskan nutrisi apa saja yang harus dikonsumsi bayi saat berusia 6
bulan, terutama untuk kecerdasan otaknya. Lalu, apakah aman jika saya membuat makanan bayi untuk beberapa hari dan disimpan di freezer supaya praktis. Saya takut gizinya berkurang. Thanks penjelasannya ya.
Marina, Yogyakarta

Baca juga: Menangkal Mitos dan Campur Tangan Orang Lain demi MPASI Anak Lebih Sehat

Jawaban:
Halo Ibu Marina, terima kasih atas pertanyaannya.
Wah, saya salut dengan semangat ibu Marina yang sudah mau belajar dan mempersiapkan soal MPASI meskipun usia si kecil masih 4 bulan. Nah, berikut ini nutrisi penting yang harus dikonsumsi bayi, yaitu:

1. Kebutuhan mayor:
- Karbohidrat: beras, kentang, jagung, pasta, dan lainnya
- Protein: ayam, daging sapi, ikan, hati, telur, tahu tempe, kacang-kacangan
- Lemak: minyak, mentega, margarin, santan

2. Kebutuhan pelengkap:
Vitamin dan mineral (dari bahan makanan mayor dan juga sayur dan buah, juga ASI/
pengganti ASI).

Jadi, selalu pastikan dalam menu si kecil ada salah satu dari kebutuhan mayor dan kebutuhan
pelengkap ini ya, bu.

Makanan bayi boleh saja dibuat dalam beberapa porsi dan kemudian ditaruh di freezer.
Penyimpanan makanan di freezer paling lama 1 minggu saja ya. Jangan lupa, buat tekstur
makanan sesuai usia bayi ya.

Baca juga: Cara Memasak MPASI yang Benar

Pastikan makanan yang ibu masak sudah matang benar. Lebih baik jika makanan dibuat terpisah antara karbohidrat, protein, lemak, sayur sehingga bayi juga akan belajar mengenali rasa yang berbeda-beda.

Selamat memasak dan bereksperimen. Semoga Ibu dan si kecil sehat selalu.

Narasumber: dr. Yovita Ananta, Sp.A, MHSM, IBCLC
Dokter Spesialis Anak dan Konselor Laktasi
RS Pondok Indah – Pondok Indah Jakarta Selatan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.