Kompas.com - 13/06/2022, 17:39 WIB

 

6. Tetap terhidrasi

Sengatan sinar matahari menyebabkan cairan dari bagian lain dari tubuh keluar menuju ke kulit sehingga mempercepat dehidrasi.

Makanya kita disarankan menghidrasi tubuh supaya kadar cairan tetap terjaga.

“Sangat penting untuk terhidrasi dengan baik. Minum banyak air. Minuman olahraga yang mengisi kembali elektrolit juga dapat membantu," tutur Pilliang.

7. Jangan menyentuh kulit yang melepuh

Melanin yang tidak kuasa menahan paparan sinar UV berlebih dapat menyebabkan kulit melepuh.

Dampak itu tentunya terasa sakit apalagi jika berada di bagian lipatan dalam siku atau perbatasan leher dan pundak yang sering tergores kerah pakaian.

Meskipun tergoda untuk menyentuhnya, kulit yang telanjur melepuh sebaiknya jangan dipegang-pegang supaya tidak memperparah kerusakan.

“Untuk mencegah infeksi dan jaringan parut, biarkan lepuh sembuh dengan sendirinya,” saran Piliang.

8. Berobat dokter

Pengobatan rumahan tidak selamanya mampu memgobati sunburn. Maka, berobat ke dokter menjadi cara lain yang bisa ditempuh.

Baca juga: 5 Cara Mengatasi Kulit Terbakar akibat Sengatan Matahari

“Hubungi dokter jika memiliki kulit yang melepuh di area yang luas, Anda sangat kesakitan, atau mengalami demam, kedinginan, pusing atau kebingungan,” ujar Piliang.

Mencegah sunburn

Supaya kulit tetap cerah dan tidak belang karena sunburn, kita perlu mencegah sinar matahari agar tidak menyengat kulit.

Lantas, bagaimana caranya?

1. Cari tempat yang teduh

Segeralah mencari tempat untuk berteduh jika sinar matahari kian lama kian menyengat kulit.

Jika tidak bawalah topi atau syal yang dapat menutupi bagian wajah, leher, dan telinga dari paparan sinar matahari.

2. Kenakan pakaian pelindung

Pertimbangkan juga untuk menyimpan atau membawa pakaian pelindung, seperti jaket, topi, kemeja berlengan dan celana panjang.

“Anda juga bisa membeli kaos yang mengandung SPF di toko-toko besar dengan harga terjangkau,” saran Piliang.

Mengaplikasikan tabir surya termasuk salah satu kebiasaan yang bikin kulit putih dan berkilau dengan mencegahnya mengalami kerusakan.PIXABAY/ADOREBEAUTYNZ Mengaplikasikan tabir surya termasuk salah satu kebiasaan yang bikin kulit putih dan berkilau dengan mencegahnya mengalami kerusakan.

3. Oleskan tabir surya setiap hari

Tabir surya sebaiknya digunakan setiap hari, baik ketika beraktivitas di dalam maupun luar ruangan.

Saat membeli pilihlah tabir surya yang mengandung titanium dioksida atau seng oksida.

“Tabir surya kimia mengalami reaksi kimia dengan kulit dan berguna seperti spons dan menyerap sinar UV sehingga tidak merusak kulit,” jelas Piliang.

“Tabir surya kimia mungkin sedikit lebih mengiritasi. Jika Anda memiliki kulit sensitif, carilah tabir surya mineral.”

“Anda dapat mengoleskan kembali tabir surya Anda setiap 90 menit atau lebih,” tambah Piliang.

"Jika Anda sudah berada di dalam air dan dikeringkan dengan handuk, oleskan kembali tabir sutya ke kulit"

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.