Medio by KG Media
Siniar KG Media

Saat ini, aktivitas mendengarkan siniar (podcast) menjadi aktivitas ke-4 terfavorit dengan dominasi pendengar usia 18-35 tahun. Topik spesifik serta kontrol waktu dan tempat di tangan pendengar, memungkinkan pendengar untuk melakukan beberapa aktivitas sekaligus, menjadi nilai tambah dibanding medium lain.

Medio yang merupakan jaringan KG Media, hadir memberikan nilai tambah bagi ranah edukasi melalui konten audio yang berkualitas, yang dapat didengarkan kapan pun dan di mana pun. Kami akan membahas lebih mendalam setiap episode dari channel siniar yang belum terbahas pada episode tersebut.

Info dan kolaborasi: podcast@kgmedia.id

Orangtua Harus Belajar Mengelola Emosi Anak

Kompas.com - 01/08/2022, 15:30 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Apakah yang timbul perasaan marah, kecewa, atau bahkan ingin menangis? Lalu, pikirkan seperti apa kamu ingin melampiaskannya. Namun, jika itu buruk hentikan pikiran untuk melampiaskannya.

Penelitian menunjukkan, mengetahui emosi dan apa yang kita rasakan dan apa yang ingin kita lakukan dapat meminimalisir emosi jahat menguasai kita. Pritta menambahkan, "Jadi kalau kita menyadari, kamu pengen teriak nih, pengen nyubit, ini menurunkan intensi kita untuk beneran teriak."

Kedua, allow our emotion atau perbolehkan diri kita untuk merasakan emosi. Katakan kepada diri sendiri bahwa kita boleh merasakan perasaan seperti marah, kecewa, dan lainnya. Karena rasa atau emosi itu tidak pernah salah dan harus kita atur adalah respons kita ketika emosi itu menguasai.

Hal yang harus kita hindari adalah pemikiran bahwa pelajaran parenting yang telah kita gunakan akan berakhir sia-sia jika kita tetap dikuasai emosi tersebut dan marah pada anak. Itu harus dihindari karena kita akan berkonflik dengan diri sendiri antara kemarahan dan pemikiran bahwa kita tidak boleh marah pada anak.

Konflik ini justru membuat kita stres dan ingin melampiaskannya pada suatu hal. Katakan pada diri sendiri, emosi seperti marah atau lelah adalah hal yang wajar dirasakan karena mengurus anak bukan perkara yang mudah.

Ketiga, acceptable solution atau menerimanya dan mencari solusi. Setelah hal buruk yang dilakukan anak, seperti membuang-buang makanan, kita harus bisa menentukan respons terbaik apa yang bisa kita lakukan untuk anak.

Untuk mengetahui respons terbaik yang dapat dilakukan, kita harus mengetahui latar belakang dan sifat anak. Misalnya, anak yang masih dalam tahap eksplorasi terkadang melakukan percobaan hal-hal yang dapat membahayakan.

Baca juga: 5 Cara Memperbaiki Hubungan setelah Diselingkuhi

Hal tersebut tentu tidak dapat dibiarkan, namun jika kita memiliki pengetahuan soal usia anak, kita mungkin dapat menganggap bahwa itu hal yang wajar untuk anak seusianya. Dapat diartikan pula, acceptable solution memberikan solusi terbaik.

Dengarkan juga pada saat apa saja emosi kita tersulut dan bagaimana cara menenangkan anak yang tantrum di tempat umum? Simak penjelasannya dalam Siniar Obrolan Meja episode "‘Seni Mengelola Emosi Orangtua Terhadap Anak” yang tayang di Spotify.

Simak juga episode lainnya mengenai parenting dan isu yang cocok untuk pasangan suami istri atau yang baru mempersiapkan pernikahan!

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.