Kompas.com - 05/08/2022, 06:30 WIB

KOMPAS.com - Setelah sempat mengatakan ingin menjadi seorang non-binary, penyanyi Demi Lovato kini ingin kembali dipanggil dengan kata ganti perempuan, “she/her”.

Pelantun “Sorry Not Sorry” itu mengungkapkan hal tersebut dalam podcast “Spout” pada Selasa (2/8/2022) lalu.

Dalam podcast tersebut, Demi menyebutkan, alasannya untuk kembali dipanggil dengan kata ganti perempuan adalah karena dia seorang “gender-fluid”.

Baca juga: Demi Lovato Ingatkan Fans agar Bijak Berkomentar Soal Berat Badan

Artinya dia merasa sebagaiorang yang memiliki berbagai gender dan dapat berganti-ganti seiring waktu.

Demi juga menjelaskan alasan mengapa dirinya ingin dipanggil dengan kata ganti “they/them” tahun lalu, yaitu karena ingin menyeimbangkan energi feminin dan maskulin dalam dirinya.

“Saat aku memasuki kamar mandi dan dihadapkan dengan pilihan ‘perempuan’ dan ‘laki-laki,’ aku tidak merasa ada kamar mandi untukku karena aku tidak benar-benar merasa seperti perempuan maupun laki-laki."

"Aku hanya merasa seperti manusia,” jelas Demi.

Lalu soal alasan ingin kembali dipanggil sebagai perempuan, Demi mengaku baru-baru ini dia merasa lebih feminin, sehingga ingin kembali dipanggil dengan sebutan “she/her”.

“Menurutku yang terpenting adalah tahu bahwa tidak ada orang yang sempurna."

"Semua orang pernah salah dalam memanggil seseorang berdasarkan kata gantinya, terutama saat mereka berusaha memahaminya."

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Page Six
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.