Kompas.com - 06/08/2022, 08:30 WIB

Gejala gangguan fetish

Orang dengan gangguan fetish hanya terangsang secara seksual dan orgasme jika menggunakan objeknya.

Bahkan, tidak menutup kemungkinan mereka merasa malu karena tertekan akibat ketidakmampuan terangsang tanpa objek yang dipuja itu..

Menurut DSM-5, ada sejumlah kriteria diagnostik untuk gangguan tersebut. Berikut di antaranya:

  • Punya fantasi, dorongan, atau perilaku untuk membangkitkan gairal seksual secara berulang, mendesak, perilaku dengan benda mati, atau fokus spesifik pada bagian tubuh non-sensual dalam waktu enam bulan
  • Fantasi, dorongan seksual, atau perilaku menyebabkan penderitaan signifikan bahkan mengganggu fungsi sosial, pekerjaan, dan pribadi
  • Objek fetish bukan barang yang digunakan dalam cross-dressing (pakaian lawan jenis) dan tidak dirancang untuk menstimulasi, seperti vibrator.

Penyebab gangguan fetish

Dilansir dari LM Psikologi UGM, sebenarnya belum ada penyebab yang pasti di balik munculnya gangguan fetish.

Namun, ada dua teori yang kemungkinan mendasari kemunculannya yakni perspektif psikoanalisis dan faktor behavioral.

Perspektif psikoanalisis merupakan penyimpangan dari yang normal dan berkaitan dengan distori paranoid pada gambaran awal orangtua, terutama ibu.

Baca juga: Dokter Kejiwaan Sebut Fetish Bukan Penyakit

Sementara faktor behavioral menjelaskan, anak menjadi pengamat perilaku seksual tidak pantas dan mereka belajar meniru perilaku ini ke depannya.

Selain keduanya, fetish bisa terbentuk ketika orang mengasosiasikan sebuah objek dengan gairah seksual.

Itu bisa terjadi apabila objek secara berturut-turut hadir sebelum adanya sexual arousal -disfungsi seksual.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.