Medio by KG Media
Siniar KG Media

Saat ini, aktivitas mendengarkan siniar (podcast) menjadi aktivitas ke-4 terfavorit dengan dominasi pendengar usia 18-35 tahun. Topik spesifik serta kontrol waktu dan tempat di tangan pendengar, memungkinkan pendengar untuk melakukan beberapa aktivitas sekaligus, menjadi nilai tambah dibanding medium lain.

Medio yang merupakan jaringan KG Media, hadir memberikan nilai tambah bagi ranah edukasi melalui konten audio yang berkualitas, yang dapat didengarkan kapan pun dan di mana pun. Kami akan membahas lebih mendalam setiap episode dari channel siniar yang belum terbahas pada episode tersebut.

Info dan kolaborasi: podcast@kgmedia.id

Penyebab Perut Anak Buncit dan Cara Mengatasinya

Kompas.com - 07/08/2022, 20:22 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Oleh: Nika Halida Hashina dan Ristiana D. Putri

KOMPAS.com - Mungkin banyak ibu bertanya-tanya, mengapa perut anak buncit padahal badannya kurus? Beberapa di antara kita menganggap ini adalah suatu hal yang wajar karena perut anak memang sejatinya terlihat besar. Namun, hal ini sebaiknya tidak diabaikan begitu saja.

Sebab, perut buncit tapi badan kurus bisa mengindikasikan penyakit-penyakit yang perlu diwaspadai. Meski demikian, Anda tidak perlu khawatir secara berlebihan sebelum mengetahui penyebabnya.

Dalam siniar Obrolan Meja Makan episode “Penyebab Perut Anak Buncit dan Badan Kurus”, dokter spesialis anak, dr. Agus Guna Winarto Wijata, Sp. A, menjelaskan bahwa perut buncit pada anak yang berbadan kurus terjadi karena gizi buruk.

Lantas, apakah ada penyebab lainnya? Dan bagaimana, ya, cara mengatasinya?

Penyebab Perut Anak Buncit dan Cara Mengatasinya

dr. Agus mengatakan bahwa perut membuncit yang terjadi pada anak bisa disebabkan karena adanya penimbunan sayuran di rongga perut karena hipoalbuminemia.

Hipoalbuminemia merupakan kondisi kadar albumin pada darah di bawah ketentuan normal. Dilansir Healthline, albumin adalah protein yang dibuat di hati dan merupakan protein terpenting dalam plasma darah.

Tergantung pada usia, tubuh Anda membutuhkan antara 3,5 dan 5,9 gram per desiliter (g/dL). Tanpa albumin yang cukup, tubuh tidak dapat menahan cairan agar tidak keluar dari pembuluh darah.

Tidak memiliki cukup albumin juga menghambat pemindahan zat-zat penting ke seluruh tubuh. Padahal, beberapa zat ini penting untuk menjaga cairan tubuh tetap terkendali.

Baca juga: Orangtua Harus Belajar Mengelola Emosi Anak

Selain itu, ada beberapa penyebab lain mengapa perut anak yang kurus membuncit. Pertama adalah cacingan, yaitu infeksi usus yang disebabkan oleh cacing ascaris lumbricoides.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.