Kompas.com - 21/08/2022, 06:54 WIB

KOMPAS.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mengumumkan temuan kasus cacar monyet atau monkeypox pertama di Indonesia.

Hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh Jurubicara Kemenkes, Mohammad Syahril melalui konferensi pers secara daring pada Sabtu (20/8/2022).

Seperti yang diberitakan sebelumnya, satu dari 23 pasien suspek cacar monyet dinyatakan terkonfirmasi positif. Sementara 22 lainnya negatif.

Syahril pun mengungkapkan, pasien pertama yang terkonfirmasi cacar monyet ini telah melakukan sejumlah pemeriksaan dan terdiagnosis pada Jumat (19/8/2022) malam.

Baca juga: Sering Dikira Sama, Kenali 4 Perbedaan Cacar Monyet dan Cacar Air

"Saat ini, pasien dalam keadaan baik-baik saja. Dalam istilah Covid-19 gejalanya ringan."

"Pasien tidak perlu dirawat di ruang isolasi, tapi cukup isolasi mandiri di rumah," kata dia.

Syahril juga menyebut, pasien tersebut terkonfirmasi cacar monyet setelah melakukan perjalanan dari luar negeri.

Namun, ia tidak memberitahukan secara spesifik lokasi negara yang baru saja dikunjungi oleh pasien tersebut.

Apa itu cacar monyet?

Lantas, apa sebenarnya cacar monyet itu? Bagaimana ciri-ciri, penyebab, dan langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk mencegahnya?

Cacar monyet merupakan penyakit langka akibat virus monkeypox, yang menyebabkan ruam dan gejala seperti flu.

Sama seperti virus yang menyebabkan cacar, virus ini juga termasuk dalam anggota keluarga yang disebut orthopoxvirus.

Cacar monyet awalnya ditemukan pada tahun 1958 ketika dua wabah penyakit mirip cacar terjadi pada kelompok monyet yang digunakan untuk penelitian.

Penyakit ini kemudian menyebar, terutama melalui kontak manusia dengan hewan pengerat yang terinfeksi.

Meski demikian, penyakit ini kadang-kadang dapat menyebar melalui kontak kulit-ke-kulit dengan orang yang terinfeksi.

Baca juga: 7 Fakta Cacar Monyet yang Perlu Diketahui agar Tak Cemas Berlebihan

Ada dua jenis (clades) virus monkeypox yang diketahui, satu yang berasal dari Afrika Tengah dan satu lagi berasal dari Afrika Barat.

Tahun 2022 ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun resmi menetapkan cacar monyet sebagai wabah dunia yang disebabkan oleh jenis virus dari Afrika Barat yang tidak begitu parah.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.