Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Manfaat Minyak Zaitun dan 7 Tips Pemakaian untuk Kulit

Kompas.com - 25/08/2022, 17:57 WIB
Ryan Sara Pratiwi,
Glori K. Wadrianto

Tim Redaksi

Sumber Byrdie.com

KOMPAS.com -  Minyak zaitun dikennal amat bermanfaat untuk kulit, mulai dari melembapkan kulit kering hingga memecah riasan yang membandel.

Berikut ini adalah berbagai manfaat yang bisa diperoleh dari minyak zaitun untuk kulit kita:

1. Mencegah kulit kehilangan air

Manfaat utama minyak zaitun adalah melembapkan kulit dengan mengurangi kehilangan air.

Hal ini dikatakan ahli kimia kosmetik dan pendiri merek perawatan kulit yang berbasis di Australia, Hop & Cotton, Ee Ting Ng.

Baca juga: 5 Manfaat Minyak Zaitun untuk Kesehatan Wajah, Bisa Cegah Penuaan

2. Melindungi dari kerusakan 

Lalu, sifat antioksidan minyak zaitun melindungi sel-sel kulit dari kerusakan dan peradangan.

Ini berarti, minyak zaitun dapat memberi perlindungan terhadap penuaan dini, serta tanda-tanda iritasi atau kemerahan.

3. Mencegah penuaan dini

Minyak zaitun kaya akan vitamin A, D, K, dan E, serta squalene.

Jadi, minyak ini secara langsung dapat membantu mengurangi stres oksidatif pada kulit (yang dapat menyebabkan penuaan kulit yang dipercepat).

4. Mengangkat sisa riasan

Minyak zaitun sangat bagus untuk memecah zat lilin seperti maskara dan eyeliner waterproof.

Penjelasan ini disampaikan ahli bedak plastik, Paul Lorenc.

Dengan manfaat tambahan antioksidan dan squalene yang menghidrasi, minyak zaitun melembapkan kulit halus di area mata.

Baca juga: 5 Manfaat Minyak Zaitun untuk Kesehatan, Bisa Turunkan Tekanan Darah

Lalu, kandungan di dalamnya juga dapat menutrisi bulu mata dengan cara yang sama seperti kondisioner bekerja pada rambut.

Tetapi, meskipun minyak zaitun dapat mengangkat dan memindahkan residu yang larut dalam minyak (seperti riasan dan sebum) di sekitar kulit, minyak ini tidak serta merta menghapus riasan.

Maka disarankan, baik minyak zaitun maupun riasan yang rusak harus tetap dibersihkan dengan pembersih.

5. Menyembuhkan luka

Bahan anti-inflamasi yang ditemukan dalam minyak zaitun dapat membantu penyembuhan luka.

Triterpenes, yang terdapat dalam banyak minyak tumbuhan dan khususnya minyak zaitun, membantu dalam banyak reaksi biologis.

Misalnya, yang diperlukan untuk penyembuhan luka, yakni migrasi sel, proliferasi sel, dan deposisi kolagen.

Triterpenes meningkatkan perbaikan luka dengan mengurangi lamanya waktu penutupan luka.

ilustrasi minyak zaitunshutterstock ilustrasi minyak zaitun
Tips penggunaan minyak zaitun

  • Jangan berlebih

Seperti emolien lainnya, minyak zaitun dapat dibiarkan selama beberapa jam (termasuk semalaman, jika kita mau).

Tetapi, pastikan untuk mengaplikasikan pelembap di atasnya.

Dan, karena minyak zaitun adalah minyak, bagaimana pun penggunaannya tidak boleh berlebihan.

  • Pentingnya kelembapan

Minyak zaitun dapat ditemukan di banyak produk perawatan kulit seperti serum dan minyak wajah.

Baca juga: 3 Manfaat Minum Minyak Zaitun Serta 2 Risikonya

Sebagai emolien dengan sifat oklusif, minyak zaitun akan bekerja paling baik ketika kelembapan maksimum disegel ke dalam kulit.

  • Gunakan sebelum tabir surya atau pelembap

Ini terjadi biasanya pada langkah terakhir dari rutinitas -misalnya, di siang hari, gunakan tepat sebelum tabir surya.

Kita juga dapat menggunakannya sebelum atau mencampurnya dengan pelembap.

Sama seperti semua pelembap, waktu terbaik untuk mengoleskan minyak zaitun adalah ketika kulit masih sedikit basah dari mandi atau berendam.

  • Jangan gunakan saat berjerawat

Kendati semua jenis kulit dapat memeroleh manfaat dari minyak zaitun, disarankan untuk tidak menggunakannya jika kulit sedang berjerawat.

Sebab, asam lemak dalam minyak zaitun dan semua minyak nabati secara umum adalah sumber makanan bagi bakteri dan ragi penyebab jerawat untuk tumbuh.

  • Jangan gunakan dekat bayi

Lalu, komponen asam oleat dari minyak zaitun dapat memperburuk dermatitis dan tidak boleh digunakan di dekat bayi.

Baca juga: 6 Manfaat Minyak Zaitun untuk Wajah

  • Harus dicampur

Selain itu, minyak zaitun tampaknya tidak memiliki efek antibakteri seperti beberapa minyak nabati lainnya (terutama, minyak kelapa). Jadi, sebaiknya tidak digunakan sebagai penghapus riasan sendiri.

  • Waspadai kulit berminyak

Terakhir jika kulit kita cenderung berminyak, secara alami kulit akan menghasilkan sebum tingkat tinggi.

Dengan demikian berpotensi membuat kebutuhan akan lebih banyak emolien yang tidak diperlukan dalam rutinitas harian.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber Byrdie.com
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com