Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 04/11/2022, 19:34 WIB
Yefta Christopherus Asia Sanjaya,
Wisnubrata

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Novel yang mengangat kisah dewasa atau 18+ menjadi salah satu bacaan yang disukai sebagian orang -di samping topik percintaan, thriller, dan misteri.

Mereka yang suka membaca novel dengan topik seperti itu mempunyai alasan tersendiri mengapa novel berbau dewasa masuk daftar bacaan wajib.

Survei yang digelar Cabaca bersama Jakpat bertajuk "Kenapa Suka Berlabel 18+" baru-baru ini mengungkap alasasan orang doyan membaca novel 18+.

Menurut survei, orang menjatuhkan pilihan pada novel bergenre dewasa karena mereka merasa sudah cukup umur untuk membacanya.

Selain itu, orang memutuskan membaca novel 18+ karena membutuhkan referensi dan kebutuhan atau bagian dari cerita.

Alasan lainnya adalah kepuasan tersendiri atau memacu adrenalin, hingga bab yang dibaca cenderung adiktif.

"Genre popular di suatu negara kadang juga mencerminkan 'struggle' di masyarakatnya," kata editor Cabaca, Citra Ayuning Tyas dalam pernyataan resminya.

Baca juga: Dorongan Seksual Tiba-tiba Menggebu, Apakah Normal?

Sebagian besar responden pernah membaca novel 18+

Survei Cabaca bersama Jakpat yang melibatkan 252 responden kali ini juga mengungkap seberapa banyak orang yang pernah membaca novel 18+.

Lewat survei lanjutan bertajuk "Tentang Novel Dewasa", Cabaca dan Jakpat mendapati temuan bahwa 94,84 persen responden mengakui pernah membaca novel 18+.

Sementara, sebesar 5,16 persen responden lainnya mengakui belum pernah membaca novel berbau dewasa.

Dari ratusan responden yang disurvei, 82,14 persen setuju apabila novel 18+ tidak harus mengandung adegan seksual atau hubungan intim.

Bagi responden survei, novel 18+ adalah novel yang mengandung pemahaman, realitas, hingga permasalahan kehidupan di usia dewasa.

Contohnya adalah berdamai dengan kenyataan hidup dan masa lalu dengan sudut pandang manusia di usia dewasa.

Jadi, menurut responden novel 18+ tidak melulu mengangkat kisah seputar seksualitas belaka.

Reponden juga setuju kalau novel 18+ berisi isu-isu yang lebih kompleks yang biasanya relate dengan orang dewasa, problem lebih dalam, dan topiknya lebih intens.

Survei Cabaca bersama Jakpat juga menemukan alasan lain mengapa orang doyan membaca novel 18+.

Survei mendapati temuan bahwa kebutuhan referensi, kisah yang lebih detail, hingga konflik yang lebih intens menjadi alasan orang masih menyukai konten dewasa.

Selain itu, novel dewasa juga memiliki beberapa keunggulan.

Dari survei “Kenapa Suka Buku Berlabel 18+” diperoleh beberapa keunggulan dari buku berlabel dewasa.

Dalam hal ini, 50 persen responden beralasan konten dewasa lebih eksplisit.

Sementara, 32,4 peren responden lainnya beralasan tema dan ide cerita lebih variatif dan 14,7 persen responden beralasan cover lebih provokatif.

Baca juga: Cermati, Manfaat Miliki Kehidupan Seksual yang Sehat

Pengaruh zaman

Menurut Citra, ada beberapa faktor yang menyebabkan novel berlabel 18+ laris manis di masyarakat.

Salah satu alasannya adalah tuntutan dan perkembangan zaman, serta kemajuan teknologi.

Ia mengatakan bahwa generasi muda zaman sekarang sudah jarang menonton televisi.

Mereka lebih suka menonton serial, drama, atau film dengan berlangganan platform streaming seperti Netflix, Disney+, dan lainnya yang kontennya lebih variatif dari segi tema dan genre.

"Bacaan yang semula hanya ada pada buku fisik, di platform mana pun sekarang menjadi beragam dengan tema cerita yang lebih heterogen lagi," kata Citra.

Ia juga menambahkan, populernya suatu genre bacaan di sebuah negara dipengaruhi oleh daya tarik masyarakatnya.

Contohnya adalah genre isekai di Jepang yang populer karena masyarakatnya merasa terkurung dalam kehidupan yang monoton setiap hari untuk bekerja atau sekolah sampai malam hari.

"Genre isekai hadir sebagai bentuk 'pelarian' dari kehidupan nyata yang monoton tadi," jelas Citra.

"Sementara di negara kita mungkin bisa dibilang isu-isu 18+ masih jadi hal tabu yang tidak bisa kita bicarakan sembarangan."

"Sehingga untuk mengobati keingintahuan kita tadi, kita mencari lewat bacaan maupun film," tambahnya.

Baca juga: 5 Tips Bercinta Pakai Kondom Tanpa Mengurangi Kenikmatan Seksual

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com