BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan Miss Mondial

Keindahan dan Makna Mendalam Tiga Batu Permata Terpopuler

Kompas.com - 29/09/2023, 14:03 WIB
Hotria Mariana,
Agung Dwi E

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Keindahan, keunikan, dan nilai yang tinggi membuat banyak orang tertarik memiliki perhiasan batu permata atau batu mulia.

Terdapat tiga batu permata yang populer di dunia, yaitu ruby (rubi), sapphire (safir), dan emerald (zamrud). Ketiganya memiliki warna dan kilau yang menawan, serta makna mendalam tentang cinta, kekayaan, dan gaya.

Karena itulah, banyak orang, terutama tokoh terkenal, gemar mengoleksi dan menggunakan perhiasan bertakhta batu permata dari ketiga jenis itu.

Rubi sendiri berasal dari korundum yang memiliki tingkat kekerasan 9 pada skala Mohs. Ini berarti, rubi merupakan batu permata terkeras kedua setelah berlian yang skala kekerasannya mencapai 10.

Warna merah yang intens pada rubi dihasilkan dari zat kromium yang terkandung di dalamnya. Menurut kepercayaan, warna ini merepresentasikan gairah, cinta, keberanian, kekuatan, dan kemuliaan.

Bahkan, batu permata yang penamaannya berasal dari kata “ruber” dalam bahasa Latin itu dipercaya bisa memberikan energi positif dan kreativitas bagi pemakainya.

Baca juga: Tampil Memukau di Super Bowl, Rihanna Ternyata Tak Dibayar, Kenapa?

Salah satu pesohor yang tertangkap kamera pernah mengenakan perhiasan rubi adalah Rihanna saat tampil di Super Bowl 2023. Di acara ini, ia terlihat mengenakan cincin bertakhta rubi Burma 19,47 carat dengan potongan cabochon sugarloaf.

Cincin itu kian memukau berkat kehadiran berlian 5,66 carat berpotongan trillion-cut dan bundar yang diukir dengan platinum serta emas kuning 18 karat.

Dilansir dari The People, Senin (13/2/2023), harga perhiasan yang dikenakan penyanyi pop berkebangsaan Barbados itu ditaksir mencapai lebih dari 1 juta dollar AS.

Nominal sebesar itu memang wajar untuk rubi Burma. Pasalnya, rubi jenis ini merupakan salah satu batu mulia paling langka dan diminati.

Masih dari kelompok mineral yang sama dengan rubi, safir juga berasal dari korundum. Hanya saja, korundum tersebut mengandung besi dan titanium sehingga memancarkan warna biru.

Dikutip dari laman web gia.edu, penamaan “safir" sebenarnya juga diterapkan pada korundum apa pun yang tidak berwarna merah dan tidak memenuhi syarat sebagai rubi.

Karena itu, selain biru, ada pula safir berwarna kuning, oranye, hijau, ungu, atau merah muda. Safir yang memiliki warna sekunder disebut sebagai fancy sapphire.

Popularitas safir relatif konstan selama ratusan tahun. Batu mulia ini pun kerap diasosiasikan dengan kebangsawanan, selain jadi simbol kesetiaan, kesucian, kejujuran, kemakmuran, dan ketenangan.

Baca juga: Serba-serbi Blue Sapphire, Perhiasan Mewah Simbol Kekekalan Cinta yang Dipakai Keluarga Kerajaan Inggris

Salah satu selebritas yang mengenakan perhiasan dengan safir adalah Kate Middleton. Saat bertunangan dengan Pangeran William, ia memakai cincin tunangan safir Ceylon 12 carat berhiaskan 14 berlian putih.

Cincin tersebut merupakan perhiasan peninggalan milik ibu mertuanya, Putri Diana, yang juga digunakan saat bertunangan dengan Pangeran Charles.

Perhiasan itu pun menyimpan cerita romantis. Dikutip dari The People, Jumat (18/8/2022), pembuatan cincin tersebut terinspirasi pada bros safir dan berlian pemberian Pangeran Albert untuk Ratu Victoria pada 1840.

Kini, cincin safir biru milik Kate tersebut merupakan salah satu cincin pertunangan paling terkenal di dunia dan menjadi lambang cinta sekaligus warisan keluarga Kerajaan Inggris. Karena itu pula, perhiasan tersebut menjadi benda yang tak ternilai harganya.

Seperti rubi dan safir, zamrud juga merupakan cardinal gemstone dalam terminologi tradisional. Batu permata berwarna hijau ini berasal dari beril, yakni mineral yang tersusun dari berilium, aluminium, dan silikat. Tingkat kekerasannya sendiri mencapai 7,5-8 pada skala Mohs.

Dikutip dari laman gia.edu, zamrud paling dicari hanya yang berwarna hijau kebiruan hingga hijau murni dengan saturasi warna cerah.

Baca juga: 7 Batu Permata Termahal di Dunia, Berlian Putih hingga Zamrud

Zamrud sejak lama dilambangkan sebagai simbol kehidupan, keabadian, kesuburan, dan keindahan. Perhiasan dari batu ini kerap dijadikan sarana untuk mengekspresikan kekaguman pada seseorang yang berharga.

Richard Burton, contohnya, kerap membelikan kekasihnya, Elizabeth Taylor, perhiasan zamrud, mulai dari bentuk bros, kalung, anting, cincin, hingga tiara.

Taylor sendiri memang punya banyak koleksi perhiasan. Sampai-sampai, sebagaimana diberitakan Vanity Fair, koleksinya dianggap sebagai koleksi perhiasan paling penting di Amerika.

Selain zamrud, aktris yang bermain di film Cleopatra (1963) itu juga mengoleksi safir, berlian, rubi Burma, emas, dan mutiara. Barang-barang berharga ini didapat dari pemberian pasangan dan hadiah.

Setelah meninggal dunia, koleksi perhiasan Taylor dilelang karena banyak orang menginginkannya. Adapun bros zamrud miliknya terjual seharga 6,5 juta dollar AS di acara lelang perhiasan Taylor Christie’s pada 2011.

Nah, bagi Anda yang tertarik memiliki perhiasan batu permata, cobalah untuk melirik koleksi The Precious Stone dari MONDIAL.

Baca juga: Mondial Precious x Nicholas Saputra Hadirkan Perhiasan dari Batu Mulia

Seperti diketahui, MONDIAL merupakan lini jenama perhiasan high quality jewelry di bawah naungan PT Central Mega Kencana (CMK). Hal ini dapat dilihat pada seluruh produknya, termasuk dalam koleksi The Precious Stone yang hadir dalam beragam rupa perhiasan berlian istimewa bertakhta rubi, safir, dan zamrud.

Adapun rubi yang digunakan berasal dari Burma dan Mozambik, sedangkan safir diambil dari Sri Lanka dan Madagaskar. Sementara, zamrud yang dipakai diambil dari Kolombia dan Zambia. Semua daerah ini terkenal sebagai penghasil terbaik untuk masing-masing batu permata tersebut.

Tampilan sebagian koleksi perhiasan batu permata pada koleksi The Precious Stone MONDIAL. (Atas) cincin dari subkoleksi Imperial Collection dan kalung Riviera Collection. (Bawah) bangle dari subkoleksi Elba dan anting dari Noble.Dok. CMK Tampilan sebagian koleksi perhiasan batu permata pada koleksi The Precious Stone MONDIAL. (Atas) cincin dari subkoleksi Imperial Collection dan kalung Riviera Collection. (Bawah) bangle dari subkoleksi Elba dan anting dari Noble.

The Precious Stone terdiri dari enam subkoleksi. Pertama, Imperial Collection. Desainnya terinspirasi dari cincin pertunangan Lady Diana sehingga memberikan kesan elegan nan klasik pada pemakainya.

Kedua, Riviera Collection. Desainnya terinspirasi dari tetesan air jatuh ke sungai yang melambangkan kesucian, kemurnian, dan sebuah awal baru. Air juga melambangkan cinta tanpa batas yang selalu menumbuhkan harapan baru.

Ketiga, Royale Collection yang memiliki desain mewah dan berkelas. Keempat, Elba Collection yang mengusung desain classic solitaire. Kelima, Nobel Collection yang terinspirasi dari keanggunan para bangsawan. Terakhir, Flamma Collection yang menggunakan batu rubi dan desainnya terinspirasi dari nyala api.

Baca juga: Mencari Cincin Nikah dan Tunangan di DJF by Mondial PIM 3

Masing-masing koleksi The Precious Stone tersedia dalam bentuk cincin perempuan, anting-anting, bangle, dan liontin.

Selain itu, Anda juga bisa melirik koleksi Branded Diamonds yang menghadirkan perhiasan emas 18 carat berhiaskan berlian dan sentuhan batu mulia. Koleksi ini terdiri dari MEC Ultimate, Brilliant Rose, dan Firemark.

CMK juga memiliki lini Frank Gold yang menghadirkan beragam perhiasan emas premium yang terbuat dari teknologi Italia terbaru. Karena itu, Anda perlu meliriknya.

Koleksi pada lini tersebut terdiri dari Geometric Earrings, Geometric Ring Collection, Geometric Bangle Collection, Sleek Twist Collection, Grande Collection, dan Deer Charm Mirror Bracelet. Seluruhnya berdesain klasik, unik, dan elegan, tetapi trendi serta up to date.

Untuk informasi lebih lengkap mengenai koleksi The Precious Stone dari MONDIAL, silakan kunjungi website resmi dan akun Instagram @mondial.


Rekomendasi untuk anda
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com