Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Kolaborasi Seni Anak Rusun di Teamlab Future Park

Soundkestra merupakan komunitas musisi muda berbakat Indonesia yang berusia 15 sampai 17 tahun, dan di dalamnya terdapat sejumlah anak rusun (rumah susun).

Mereka tampil untuk memainkan lagu anak-anak Indonesia di pameran seni digital berwarna-warni dari Jepang tersebut. Lagu yang dibawakan diantaranya Ampar-Ampar Pisang ,Cingcangkeling, Yamko Rambe Yamko, dan masih banyak lagi.

Chief Executive Officer SGE Live, Mervi Sumali mengatakan Soundkestra merupakan cerminan bahwa anak-anak di Indonesia bertalenta dan memiliki kreativitas juga imajinasi yang tidak terbatas.

“Kalau orang berpikir anak-anak yang tinggal di rusun itu tidak bertalenta, itu tidak benar, terbukti bahwa suaranya bagus dan seni musik adalah sebagian kecil dari talenta ” kata Melvi.

SGE Lives juga memberi kesempatan bagi anak-anak panti asuhan dan anak rusun untuk mencoba seni digital interaktif di tempat tersebut.

Gabriella Dea Eugenia (17 ), yang menyanyikan lagu "Lihat Kebunku" mengaku bangga bisa tampil di teamLab Future Park and Animals of Flowers, Symbiotic Lives.

“Bangga sih, karena ini merupakan pengalaman pertama bisa tampil di depan banyak orang, Semoga aku bisa kesini lagi ngajak temen-temen rusunku yang lain,” kata remaja yang berasal dari rusun Tipar Cakung Jakarta Timur ini.

Mervi menambahkan, masyarakat dapat berpartisipasi dalam menghadirkan anak panti asuhan dan panti rusun dengan cara pembelian setiap tiket pada tanggal 24 Juli.

Setiap satu tiket, merupakan kesempatan satu anak panti asuhan dan anak rusun masuk ke teamLab Future Park and Animals of Flowers, Symbiotic Lives. (Nishya Gavrila)

https://lifestyle.kompas.com/read/2019/07/25/080919820/kolaborasi-seni-anak-rusun-di-teamlab-future-park

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke