Salin Artikel

Inikah Iklan Brompton Curian yang Dijual di Indonesia?

Disebutkan, terdapat satu unit sepeda edisi khusus Wheels for Heroes (WFH) yang diiklankan untuk dijual, oleh pedagang lepasan di Tanah Air melalui platform media sosial.

Pihak Brompton di Inggris dalam pernyataannya mengaku mendapati iklan penjualan sepeda Brompton WFH pada akhir Juni 2020 lalu.

Keberadaan sepeda ini menjadi amat istimewa karena pembuatan 1.000 sepeda WFH menggunakan biaya dari aksi penggalangan dana untuk membantu para pekerja medis di Inggris yang berjuang di garis depan melawan pandemi Covid-19.

Sepeda yang diiklankan di Indonesia tersebut, adalah salah satu dari 1.000 sepeda Brompton yang selama ini hanya dipakai di Inggris, untuk aksi kemanusiaan. 

Sehingga, dalam pernyataannya, Brompton merasa berkewajiban untuk mengembalikan aset ini agar bisa dipakai oleh orang yang berhak, berdasarkan amanat donatur dan semangat kemanusiaan pula.

Nah, meskipun disebut sudah pernah diiklankan di Indonesia, namun publik di Tanah Air sempat kesulitan untuk memastikan sepeda mana yang dimaksud.

Pasalnya, jejak iklan tersebut sempat tak terlacak lagi.

Namun, pada Jumat pekan lalu, sebuah akun Instagram dari seorang pecinta Brompton yang juga biasa melakukan jual beli sepeda buatan tangan tersebut, mendapati jejak iklan tersebut.

Dia lalu memamerkan hasil repro bidik layar iklan tersebut ke di linimasanya.

Dalam hasil bidik layar tersebut, terlihat serangkaian foto yang menggambarkan detail Brompton WFH, lengkap dengan logo si penjual berupa tanda mirip bendera Inggris yang didekatkan ke sepeda.

Tanda bendera Inggris tersebut, menjadi semacam signature dari si pemasang iklan bahwa sepeda tersebut memang ada di bawah penguasaan dia.

Tanda serupa pun dipakai pada sederet sepeda Brompton yang dijualnya di akun Instagram yang sama.

Meski demikian kombinasi warna semacam itu amat mudah ditiru, hingga bisa dibuat terlihat mirip.

Buktinya, ketika pertama kali berita ini ditayangkan, terpantau adanya kesalahpahaman dari warganet yang menduga sebuah iklan Brompton, sebagai sepeda curian yang dimaksud.

Padahal, sepeda tersebut hanya dibuat mirip secara komposisi warna, dan oleh penjualnya dibuatkan striker "Wheels for Heroes" .

Sepeda tersebut adalah produk 2010, yang jelas bukan Brompton WFH yang diburu oleh pihak Brompton di Inggris, karena varian itu baru diproduksi di tahun 2020.

Satu hal yang tak bisa dipungkiri adalah beradaan tag pada bagian belakang seat tube tempat di mana nomor rangka dan nomor seri sepeda dicantumkan.

Seperti yang juga sudah dibahas sebelumnya, sepeda Brompton "WFH" memiliki keunikan pada bagian tersebut.

Adalah CEO Brompton, Will Butler-Adams yang membuat inisiatif, demi menghormati para donatur yang menyumbang dana dalam program ini.

Untuk mereka yang memberikan uang lebih dari 250 pounsterling atau lebih dari Rp 4,6 juta, berhak membubuhi nama pada satu sepeda.

Padahal, biasanya pada versi standar Brompton, di bagian itu hanya tercantum indentitas sepeda, berupa nomor rangka dan nomor seri sepeda.

Pada proses produksi Brompton WFH, beberapa penyumbang memilih untuk membubuhkan nama sepeda sesuai nama mereka di panel tersebut.

Ada pula yang membubuhi nama orang-orang istimewa dalam hidup mereka.

Lalu, ada pula yang mengabadikan nama dokter dan perawat yang saat ini bekerja di NHS.

Malah, ada yang lebih kreatif, -misalnya, menyematkan penggalan lirik lagu Woody Guthrie tentang perawatnya, "Your smile cured me".

Personalisasi sepeda edisi terbatas itu lalu diukir pada pelat nomor seri di bagian rangka utama sepeda Brompton.

Tak heran, jika sepeda Brompton WFH menjadi sangat unik dan mudah dikenali berkat keberadaan tag tersebut.

Nah, dalam iklan yang ditemukan Kompas.com, terlihat secara samar sematan nama "Bruno" pada bagian itu. Penampakannya terhalang bidang akrilik yang menjadi tanda dari si penjual.

Nama "Bruno" dan bentuk tag tersebut persis seperti yang dipajang dalam pernyataan resmi Brompton (lihat gambar).

Sayangnya, meskipun iklan tersebut sempat direkam dalam dokumentasi bidik layar, namun pada akun asli Instagram yang dimaksud gambar itu sudah lenyap.

Akun yang memamerkan hasil tangkapan layar tersebut pun sudah menghapus unggahan tersebut, meski sempat disambut dengan banyak komentar dari warganet.

Hingga kini pun belum ada pernyataan lanjutan dari Brompton mengenai penanganan kasus sepeda yang sudah didaftarkan sebagai sepeda curian tersebut.

https://lifestyle.kompas.com/read/2020/07/20/153641120/inikah-iklan-brompton-curian-yang-dijual-di-indonesia

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.