Salin Artikel

Daun Tanaman Cabai Layu Tiba-tiba, Bisa Jadi Akibat Penyakit Ini

Tanaman ini bahkan bisa ditanam di wadah-wadah bekas yang kita miliki di rumah.

Namun, bukan berarti tanaman cabai bebas dari hama dan penyakit.

Salah satu tanda tanaman cabai kita terkena penyakit adalah daun-daunnya yang layu.

Lalu, apa penyebab layu pada daun tanaman cabai?

Menurut buku Budidaya Cabai: Panen Setiap Hari yang ditulis oleh Prof Dr Ir Muhamad Syukur, SP, MSi, Dr Rahmi Yunianti, SP, MSi, dan Rahmansyah Dermawan SP, MSi (2014), salah satu penyakit pada tanaman cabai yang perlu diwaspadai adalah penyakit layu bakteri.

Penyakit layu bakteri sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kematian tanaman dan, jika kita menanam di lahan yang luas, dapat menyebabkan kegagalan panen sehingga menimbulkan kerugian atau penurunan hasiL yang relatif besar.

Penyakit layu bakteri pada cabai disebabkan oleh Ralstonia solanacearum (EF Smith) yang dulu dikenal dengan nama Pseudomonas solanacearum (EF Smith).

Sayangnya, penyakit layu bakteri ini sulit dikendalikan karena bakteri penyebabnya sangat destruktif dan memiliki kisaran inang yang luas pada tanaman budidaya, tanaman hias, dan gulma di daerah tropis maupun subtropis.

Gejala penyakit layu bakteri

Gejala layu pertama tanaman tua biasanya terjadi pada daun-daun yang terletak di bagian bawah tanaman.

Sementara gejala layu tanaman yang muda mulai tampak pada daun-daun atas dari tanaman.

Setelah beberapa hari, gejala kelayuan umumnya akan diikuti oleh layu yang tiba-tiba dan layu permanen dari seluruh daun tanaman, tetapi daun tetap hijau atau sedikit menguning.

Selain pada daun, jaringan pembuluh dari batang bagian bawah dan akar pada tanaman yang terkena penyakit ini juga menjadi kecokelatan.

Jika dipotong melintang dan dicelupkan ke dalam air jernih, batang atau akar tersebut akan mengeluarkan cairan keruh yang merupakan koloni bakteri.

Sementara jika daun tanaman cabai layu pada daun-daun bagian bawah, menjalar ke ranting-ranting muda dan berakhir dengan kematian daun dan ranting yang kecokelatan, maka mungkin tanaman cabai terebut terkena penyakit layu fusarium.

Serangan lanjut penyakit layu fusarium dapat mengakibatkan seluruh tanaman menjadi layu dalam waktu 14 hingga 90 hari sejak infeksi.

Namun, layu fusarium memerlukan cara pengendalian yang berbeda.

Untuk mengidentifikasi hama dan penyakit tanaman cabai yang mungkin menjangkiti tanaman Anda, cobalah untuk mengetahui gejalanya terlebih dahulu.

Pengendalian penyakit layu bakteri

Kegiatan pengendalian penyakit layu bakteri adalah sebagai berikut:

https://lifestyle.kompas.com/read/2021/04/17/203500820/daun-tanaman-cabai-layu-tiba-tiba-bisa-jadi-akibat-penyakit-ini

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.