Salin Artikel

IdeaFest 2021 Diselenggarakan Secara Hybrid, Ada Apa Saja?

KOMPAS.com - IdeaFest kembali hadir di tahun kesepuluhnya sebagai festival kreatif terbesar di Indonesia di bawah naungan SamaraLive.

Mengusung tema “The Future of X” untuk menyambut optimisme masa depan, IdeaFest 2021 akan diselenggarakan secara hybrid secara offline melalui M Bloc Space dan secara online melalui virtual arena terbaru, sebuah metaverse bernama Jagat.Live.

Tahun ini IdeaFest menghadirkan berbagai program utama meliputi Conference, IdeaTalks, Idea Community Forum, IdeaFest Music Camp, Xperiential Expo, dan Xchievement Night yang sudah berlangsung mulai tanggal 18 - 28 November 2021.

Ada 14 pilar konten utama yang daingkat, terdiri dari Architecture, Interior, Urban Publishing; Music; Arts & Design; Film, Content, Media, Publishing; Fashion & Beauty; Tech (Game, Application, Software & Digital Ecosystem; Culinary; Activism (Wellness & Social Innovation); Retail, Brand & Marketing; Entrepreneurship.

Ragam pilar konten ini dihadirkan untuk mendukung perkembangan berbagai subsektor ekonomi kreatif dan mendorong kolaborasi insan kreatif Indonesia guna memajukan perekonomian Indonesia.

Tokoh inspiratif dari lintas industri seperti Tablo, Stefan Sagmeister, Kevin Kwan, Raffi Ahmad, Dee Lestari, Kunto Aji, Voice Of Baceprot, Lomba Sihir, Dian Sastrowardoyo, Gita Wirjawan, Arawinda Kirana, Wregas Bhanuteja, dan masih banyak lagi akan turut serta memeriahkan panggung IdeaFest 2021.

Desy Bachir selaku Co-CEO of Samara Live, mengatakan, “Merayakan selebrasi perjalanan 10 tahun IdeaFest, kami konsisten dengan visi dan misi untuk menjadi ruang berkumpulnya ide-ide dari para insan kreatif Indonesia."

"Tahun ini IdeaFest ingin menjadi lebih dari sebuah festival kreatif dengan menciptakan ekosistem yang inklusif dan semakin mendekatkan audiens dengan deretan figur inspiratif dari dalam dan luar negeri," ujarnya dalam acara virtual Kamis (18/11/2021).

Kolaborasi lintas industri

Untuk mengoptimalkan informasi dan wawasan yang diberikan, setiap pilar konten utama yang dihadirkan oleh IdeaFest akan membahas isu terkini yang dapat menginspirasi dan menciptakan kolaborasi lintas industri.

Sederet pilar konten IdeaFest 2021 meliputi Wellness yang mengangkat konten terkait permasalahan kesehatan mental, spiritualism, in-home exercise, dan eco anxiety.

Sedangkan bidang Arts akan membahas mengenai isu-isu antara lain kehadiran NFT, democratizing art, art and activism; Music yang tidak hanya menghadirkan music performance dari berbagai musisi yang terkurasi tetapi juga akan membahas mengenai perkembangan music streaming platform, independent label, musik tradisional, dan konser musik virtual.

Sementara bidang Technology akan mendiskusikan mengenai kehadiran digital banking, industri gaming, cryptocurrency, teknologi 5G; lalu Film, Content, Media & Publishing akan mengangkat pembahasan mengenai digital entertainment house, perkembangan konten lokal, microcinema, microblog, dan masih banyak lagi.

Mendukung industri musik Indonesia dengan mendorong talenta baru untuk menunjukkan bakatnya dan berkarya, Adryanto Pratono selaku CEO of Juni Records, menyinggung perlunya kolaborasi.

“Untuk memajukan industri musik, diperlukan adanya dukungan dan kolaborasi dari setiap insan kreatif. Hal tersebut mendorong kita untuk berkolaborasi bersama IdeaFest dengan menghadirkan IdeaFest Music Camp," paparnya.

Melalui program ini, akan ada workshop yang dapat mendorong talenta baru di industri musik dan membuat industri kreatif lebih adaptif serta dinamis.

Di tahun pertama hadirnya program ini, lebih dari 200 peserta telah berpartisipasi dengan antusiasme yang sangat besar. Dari 200 peserta tersebut, telah dipilih 9 peserta yang mendapatkan kesempatan menunjukkan bakatnya di panggung IdeaFest 2021.

IdeaFest 2021 juga menghadirkan sederet talenta muda berbakat di industri perfilman Indonesia yang berhasil meraih banyak prestasi salah satunya adalah Wregas Bhanuteja selaku Film Director.

“Mewakili insan industri film Indonesia, saya melihat situasi saat ini menjadi waktu bagi setiap insan kreatif untuk berkembang dengan memanfaatkan kesempatan yang sudah ada,"ujar Wregas.

"IdeaFest hadir untuk memberikan kesempatan bagi para suara-suara muda di industri kreatif seperti saya untuk berbagi pengalaman dan juga pada saat yang bersamaan mendapatkan ilmu dari para figur inspiratif lainnya dari berbagai industri.”

Di sisi lain, Audrey Maximillian Herli selaku Co-Founder of Riliv, mengatakan, “Saya sangat mengapresiasi penyelenggaraan IdeaFest yang selalu menghadirkan berbagai isu dan topik yang terkurasi dengan baik, salah satunya mengangkat tentang kesehatan mental."

"Saat pandemi, kesehatan mental menjadi salah satu isu yang dialami oleh masyarakat, terutama generasi muda. Untuk itu, saya berharap ini menjadi awal yang baik agar isu kesehatan mental diangkat sebagai isu yang penting untuk diperbincangkan.”

Hadirnya 140+ figur inspiratif di IdeaFest 2021 tentu dapat membantu masyarakat, komunitas, dan insan kreatif Indonesia untuk menghadirkan solusi melalui inovasi baru, mendorong semangat perubahan, dan menciptakan kolaborasi sehingga industri ekonomi kreatif Indonesia dapat bangkit.

https://lifestyle.kompas.com/read/2021/11/20/144719920/ideafest-2021-diselenggarakan-secara-hybrid-ada-apa-saja

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.