Remaja Pria dengan Obesitas Lebih Berisiko Kanker Liver

Kompas.com - 23/03/2017, 09:25 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Remaja laki-laki dengan obesitas berisiko dua kali lebih mungkin untuk mengembangkan kanker liver saat dewasa, sebuah studi baru menemukan.

Mereka juga lebih mungkin untuk mengalami penyakit liver berat lainnya, bahkan banyak yang berakibat fatal, menurut penelitian.

Para peneliti dari Centre for Digestive Diseases di Karolinska University Hospital Swedia meneliti data dari lebih dari 1,2 juta pria Swedia yang terdaftar dalam wajib militer antara tahun 1969 dan 1996.

Data tersebut kemudian dihubungkan dengan register kesehatan lainnya untuk menilai apakah orang-orang ini terus mengembangkan penyakit hati yang parah.

Peneliti juga melihat apakah indeks massa tubuh (BMI) yang tinggi saat berusia 17 sampai 19 tahun terkait dengan peningkatan penyakit. Secara keseluruhan, ada 5.281 kasus penyakit liver berat, termasuk 251 kasus kanker hati selama periode penelitian.

Para peneliti yang dipimpin oleh Dr Hannes Hagstrom menemukan, bahwa remaja laki-laki yang kelebihan berat badan hampir 50 persen lebih mungkin untuk terserang penyakit liver di kemudian hari ketimbang remaja tanpa obesitas.

Peneliti juga menemukan, bahwa remaja laki-laki dengan obesitas yang telah memiliki gejala diabetes tipe 2, tiga kali lebih mungkin mengalami penyakit liver ketika berusia lebih tua.

Menurut para penulis penelitian, meningkatnya jumlah orang yang kelebihan berat badan atau obesitas dapat menyebabkan kenaikan jumlah kasus penyakit liver yang parah di masa depan.

Intervensi untuk mengurangi obesitas harus dilaksanakan sejak dini untuk mengurangi risiko penyakit masa depan pada individu dan masyarakat.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber The Sun
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Tanda Awal Kehamilan

10 Tanda Awal Kehamilan

Look Good
Peneliti Jerman Deteksi Covid-19 dalam ASI

Peneliti Jerman Deteksi Covid-19 dalam ASI

Feel Good
Pertengkaran Kakak dan Adik Tak Selalu Negatif

Pertengkaran Kakak dan Adik Tak Selalu Negatif

Feel Good
Respons Tepat Orangtua Hadapi Persaingan Kakak Adik

Respons Tepat Orangtua Hadapi Persaingan Kakak Adik

Feel Good
4 Penyebab Muntah pada Anak

4 Penyebab Muntah pada Anak

Feel Good
Yang Bisa Dilakukan untuk Tingkatkan Kualitas Pernikahan

Yang Bisa Dilakukan untuk Tingkatkan Kualitas Pernikahan

Feel Good
Cegah Jerawat akibat Pemakaian Masker Selama Pandemi

Cegah Jerawat akibat Pemakaian Masker Selama Pandemi

Look Good
Lady Gaga Pakai Berlian Tiffany Ratusan Miliar ke Taco Bell

Lady Gaga Pakai Berlian Tiffany Ratusan Miliar ke Taco Bell

Look Good
Lakukan 5 Perubahan Sederhana agar Rambut Lebih Kuat

Lakukan 5 Perubahan Sederhana agar Rambut Lebih Kuat

Look Good
Tetap Waspada karena Wabah Corona Belum Juga Reda

Tetap Waspada karena Wabah Corona Belum Juga Reda

BrandzView
Boneka Michael Jordan Dirilis dalam Seragam Dream Team

Boneka Michael Jordan Dirilis dalam Seragam Dream Team

Look Good
BAPE Rilis Sandal Karet Bertema Olimpiade, Mau?

BAPE Rilis Sandal Karet Bertema Olimpiade, Mau?

Look Good
5 Cara Membedakan Madu Asli dan Palsu

5 Cara Membedakan Madu Asli dan Palsu

Eat Good
Air Jordan 1 'Natural Grey' 1985, Mungkinkah Dirilis Ulang?

Air Jordan 1 "Natural Grey" 1985, Mungkinkah Dirilis Ulang?

Look Good
Pahami, Risiko Sakit Bokong karena Terlalu Lama Duduk

Pahami, Risiko Sakit Bokong karena Terlalu Lama Duduk

Feel Good
komentar di artikel lainnya
Close Ads X