Hati-hati Menggunakan Smartphone, Gangguan Cemas Bisa Makin Tinggi

Kompas.com - 29/10/2017, 07:55 WIB
Ilustrasi gangguan cemas ShutterstockIlustrasi gangguan cemas
|
EditorWisnubrata

KOMPAS.com - Saat ini, kita tidak bisa lepas dari  smartphone. Bahkan, kebiasaan dan budaya kita banyak berubah akibat adanya perangkat ini.

Kita dapat dengan mudah mendapatkan jawaban atas keraguan atau pertanyaan dengan mengirim pesan singkat pada teman.

Tak hanya itu, kita juga bisa merasakan persetujuan dengan mendapatkan like dari postingan instagram atau status facebook kita.

Namun ternyata, ketergantungan besar kita pada smartphone ini bertanggung jawab atas perubahan bagaimana kita mengatur emosi.

Baca juga: Gangguan Cemas Tak Cuma Bisa Diatasi dengan Obat

Hasil dari komunikasi instan ini membuat kemampuan kita berkurang dalam mengelola perasaan tidak pasti.

Intoleransi terhadap ketidakpastian menunjukkan sebuah bentuk dasar berbagai kesulitan psikologis.

Psikolog menganggap ketergantungan seseorang terhadap smartphone sebagai "perilaku pencarian keamanan" yang dapat mengurangi rasa cemas yang mereka rasakan.

Ilustrasi marah di ponselKristinaJovanovic Ilustrasi marah di ponsel
Seiring berjalannya waktu, perilaku ini benar-benar membuat orang memberi "makan" pada kegelisahan. Mereka cenderung tidak menyadari bahwa ketakutan mereka tidak berdasar dan sebenarnya dapat dihadapi sendiri.

Sayangnya, beberapa aplikasi pesan singgat mempunyai pengaturan pesan "read" untuk memberitahu pengirim apakah lawan komunikasinya sedang online atau telah membeca pesan yang dikirim.

Saat pesan tidak segera dibalas atau ditanggapi, ada perasaan ditolak atau tidak dianggap.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X