Kompas.com - 24/11/2017, 15:18 WIB
|
EditorLusia Kus Anna

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa orang yang mendapat sinar matahari di pagi hari memiliki indeks massa tubuh yang jauh lebih rendah daripada mereka yang tidak, terlepas dari seberapa banyak mereka makan.

(Baca juga: Bakar Lemak dengan Banyak Tidur)

Menurut penelitian, hanya 20-30 menit berjemur di bawah sinar matahari cukup berdampak pada penurunan indeks massa tubuh. Hal ini karena tubuh menyesuaikan jam internal Anda—termasuk metabolisme—menggunakan gelombang cahaya biru dari matahari pagi sebagai panduan.

3. Tidak menata tempat tidur

Survei National Sleep Foundation menemukan bahwa menata tempat tidur membuat Anda 19 persen tidur lebih nyenyak dibandingkan mereka yang tidak. Tidur nyenyak membuat indeks massa tubuh menjadi lebih rendah.

Jangan anggap hal ini sepele. Penelitian menyebut kebiasaan menata tempat tidur di pagi hari dapat merangsang perilaku baik lainya, seperti memasak makan siang yang sehat.

 


4. Malas menimbang

Riset dari Cornell University menemukan fakta bahwa mereka yang menimbang berat badannya setiap hari lebih sukses menurunkan berat badannya daripada mereka yang tidak.

Lisa Jones, RD, juru bicara the Pennsylvania Academy of Nutrition and Dietetics, mengatakan bahwa waktu terbaik untuk menimbang berat badan adalah di pagi hari.

"Pagi hari adalah waktu berat badan berada pada titik terendah," paparnya.

Menimbang berat badan di pagi hasilnya lebih akurat karena setelah metabolisme di malam hari, berat badan akan berkurang. Anda juga bisa melakukan penyesuaian jika berat badan lebih tinggi dari yang diharapkan.

5. Melewatkan sarapan

Peneliti dari Tel Aviv University menemukan bahwa pelaku diet rendah kalori yang sarapan dengan gizi seimbang yang mengandung 600 kalori protein tanpa lemak, karbohidrat, dan sedikit gula, merasa kenyang lebih lama dan nafsu makan lebih berkurang dibandingkan mereka yang mengonsumsi makanan rendah karbohidrat dengan 300 kalori.

Orang yang rutin sarapan  juga memiliki kadar hormon ghrelin (perangsang nafsu makan) lebih rendah setelah mengkonsumsi sarapan. Dengan kata lain, jika kita sarapan dengan menu sehat, kita cenderung tidak akan kalap saat makan siang.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.