Aturan Unik Facebook dan Google Tentang Pacaran Sekantor

Kompas.com - 14/02/2018, 14:00 WIB
Tampilan kantor Google di Amsterdam, Belanda. Sama sepetri kantor Google lainnya, kantor ini juga bermandikan cahaya matahari dan penuh warna. Alan Jensen untuk D/DOCKTampilan kantor Google di Amsterdam, Belanda. Sama sepetri kantor Google lainnya, kantor ini juga bermandikan cahaya matahari dan penuh warna.

KOMPAS.com - Cinta lokasi memang sulit dihindari. Tak heran jika kantor menjadi salah satu tempat tumbuhnya benih-benih cinta, terutama yang karyawannya kebanyakan masih muda dan lajang.

Berdasarkan survei dari Career Builder di tahun 2017, sebanyak 41 persen pekerja mengaku pernah berkencan dengan rekan kerjanya.

Facebook dan Google, dua perusahaan terbesar di dunia, telah menetapkan aturan unik seputar kencan untuk mencegah masalah di antara rekan kerja, terutama terkait dengan tuduhan pelecehan seksual.

Yoree Koh dan Rachel Feintzeig menulis di The Wall Street Journal bahwa raksasa teknologi tersebut telah menerapkan peraturan baru yang mengizinkan pekerjanya mengajak kencan dengan teman sekantor hanya sekali saja.

Dan jika terjadi penolakan, mereka tak boleh berusaha untuk mengejar cintanya.

Tanggapan yang ambigu dari orang yang diajak kencan seperti, 'Saya sibuk', atau 'Saya akan memikirkannya ...', juga bisa dianggap sebagai bentuk penolakan.

Baca : Kencan Online Makin DIminati Generasi "Zaman Now"

Karyawan Facebook tidak berkewajiban melaporkan kencan tersebut kepada pihak HRD. Bahkan, jika yang berkencan tersebut adalah junior dan seniornya.

Namun, jika terjadi penolakan dan menimbulkan konflik, maka karyawan tersebut wajib melapor.

Belum diketahui apakah aturan tersebut juga berlaku di seluruh kantor kedua raksasa teknologi ini di negara lain.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Mirror
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X