Kompas.com - 03/05/2018, 22:29 WIB
Ilustrasi makan semangka TverdohlibIlustrasi makan semangka
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Di masa muda, mungkin kita belum begitu memerhatikan masalah kesehatan. Kebanyakan remaja atau anak muda biasanya masih makan sembarangan dan tidak menjalani gaya hidup sehat.

Namun, begitu memasuki usia dewasa, kita lebih rentan terserang berbagai gangguan kesehatan karena proses penuaan.

Untuk mencegah berbagai penyakit atau masalah kesehatan di usia tua, kita bisa mulai menjalani gaya hidup dan pola makan yang seimbang.

Beberapa jenis bahan pangan tertentu memiliki khasiat anti-aging yang bisa membuat proses penuaan lebih sehat dan alami.

Apa saja yang terjadi saat proses penuaan?

Semakin bertambah usia, tubuh mengalami berbagai perubahan. Beberapa fungsi tubuh akan menurun, misalnya fungsi kognitif, otot, kekebalan tubuh, seksual, metabolisme, penglihatan, dan pendengaran. Ini terjadi karena sel-sel tubuh melemah secara alami.

Sebagian orang akan mengalami penuaan lebih cepat dari yang lain. Hal ini ditentukan oleh faktor genetik dan gaya hidup.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penuaan yang terjadi karena faktor gaya hidup tidak sehat seperti kurang olahraga, tidak menjaga pola makan, atau sering terpapar polusi dikenal sebagai penuaan dini.

Meskipun proses penuaan alami tidak bisa dihentikan atau dicegah, penuaan dini masih bisa dihindari dengan perubahan gaya hidup.

Alam telah menyediakan berbagai bahan pangan yang mampu merawat keremajaan tubuh. Sebaiknya kamu yang sudah menginjak usia 30-an mulai memerhatikan makanan dan minuman yang kamu konsumsi demi proses penuaan sehat dan alami.

Simak berbagai jenis makanan anti-aging berikut ini.

1. Alpukat

Ilustrasi alpukatbarmalini Ilustrasi alpukat
Buah yang lezat ini ternyata sangat berkhasiat untuk mencegah penuaan dini. Kandungan lemak tak jenuh dan serat dalam alpukat baik untuk menjaga kesehatan jantung serta mencegah kanker.

Rutin mengonsumsi alpukat akan membantu menurunkan kolesterol. Selain itu, alpukat juga kaya akan vitamin E yang mampu merangsang produksi kolagen agar kulit tetap kenyal dan cerah, jauh dari keriput.

Baca juga : Buah Alpukat Dianggap Buah Super, Apa Saja Khasiatnya?

2. Delima merah (pomegranate)

Buah delima.Thinkstockphotos Buah delima.
Tak perlu khawatir dengan kulit keriput dan munculnya garis-garis halus pada wajah jika sering makan buah delima merah.

Polifenol yang terdapat dalam buah ini mampu melawan radikal bebas dan vitamin C yang tinggi mampu melindungi kulit dari sengatan sinar matahari.

Sementara itu, senyawa pulicanagin akan membantu tubuh menyimpan kolagen dan menjaga kesehatan jaringan kulit.

Baca juga : Mengapa Buah Delima Bisa Bantu Panjang Umur

3. Blueberry, raspberry, blackberry

Ilustrasi buah berridolgachov Ilustrasi buah berri
Selain rasanya nikmat, buah-buahan ini juga bisa membantu meremajakan tubuh karena tingginya kandungan antioksidan.

Antioksidan akan melawan radikal bebas yang menyerang lewat polusi, sinar matahari, dan berbagai bahan-bahan kimia berbahaya.

Selain itu, berbagai vitamin dan nutrisi yang terdapat pada buah-buahan ini ampuh untuk mencegah kerusakan sel dalam tubuh.

Baca juga : 6 Buah yang Memiliki Manfaat Lebih untuk Kesehatan

4. Semangka

Buah semangkapilipphoto Buah semangka
Kandungan vitamin A, C, dan E yang tinggi dalam semangka menjadikan buah ini efektif untuk mencegah kulit keriput.

Tak hanya merawat kulit, semangka pun bisa menjadi jawaban untuk masalah seksual pasangan yang tengah melalui proses penuaan.

Buah ini mengandung asam amino yang mampu melancarkan peredaran darah dengan melebarkan pembuluh darah.

Fungsi ini sangat berguna bagi yang mengalami kesulitan mencapai ereksi atau ejakulasi karena usia.

Baca juga : Alasan Semangka Bermanfaat untuk Kehidupan Seksual

5. Kacang-kacangan

Kacang baik bagi kulit Kacang baik bagi kulit
Berbagai jenis kacang-kacangan seperti kacang merah, kacang almond, kacang tanah, dan kacang mete adalah pilihan yang tepat untuk mencegah penuaan dini.

Kacang kaya akan protein, serat, dan omega-3 namun bebas dari lemak jenuh. Untuk menjaga fungsi otak dan melawan radikal bebas, ganti camilan asin jadi kacang-kacangan yang lebih sehat.

6. Jamur

IlustrasiThinkstockphotos Ilustrasi
Jamur kaya akan berbagai mineral seperti kalium dan selenium yang berkhasiat untuk mencegah penuaan dini, terutama pada saraf otak.

Selain itu, jamur juga berfungsi sebagai antikanker berkat kemampuannya membunuh serta memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak.
Untuk mencegah berbagai penyakit, jamur juga bisa mendorong sistem kekebalan tubuh untuk melawan berbagai jenis virus dan bakteri.

Baca juga : Cara Paling Sehat Memasak Jamur

7. Bayam

Ilustrasi bayamdionisvero Ilustrasi bayam
Jenis sayuran hijau tua, terutama bayam, memiliki segudang manfaat untuk menjaga keremajaan tubuh. Kandungan fitonutrien pada sayur ini akan membantu melindungi kulit dari sinar UV matahari.

Bayam juga kaya akan beta-karoten dan lutein yang efektif untuk menjaga kekenyalan serta kelembapan alami kulit.

Baca juga : Merebus Bayam Bisa Kurangi Kadar Nutrisinya

8. Ikan

Ilustrasi ikanClaudioStocco Ilustrasi ikan
Ikan yang hidup di air bersuhu dingin seperti salmon dan sarden ampuh untuk mencegah penyakit jantung dan stroke berkat kandungan asam lemak omega-3.

Kita juga bisa menjaga keremajaan kulit karena ikan juga bisa memperkuat membran-membran sel pada kulit. Kulit pun senantiasa lembap dan lembut meski sudah bertambah usia.

Baca juga : Mari Kenali 9 Khasiat Hebat dari Daging Ikan Salmon

9. Cokelat

Cokelat hitamThinkstock Cokelat hitam
Usahakan untuk memilih cokelat pahit atau dark chocolate daripada milk chocolate atau white chocolate yang mengandung berbagai bahan tambahan seperti gula dan lemak.

Camilan sehat yang satu ini kaya akan antioksidan. Kamu pun tak perlu lagi merasa bersalah kalau sedang ingin ngemil sesuatu. Pasalnya, makan cokelat ternyata bisa bikin awet muda.

Baca juga : 5 Manfaat Cokelat Bagi Kesehatan

10. Yogurt

Ilustrasi YogurtShutterstock Ilustrasi Yogurt
Seiring bertambahnya usia, kepadatan tulang akan semakin berkurang. Untuk menyiasatinya, kita bisa mengonsumsi yogurt yang rendah lemak dan bebas gula secara rutin.

Yogurt kaya akan kalsium dan berbagai nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh agar tetap bugar di usia tua.

Baca juga : Tahukah Anda Manfaat Yogurt bagi Olahragawan?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.