Kompas.com - 28/06/2018, 07:32 WIB

KOMPAS.com - Menjadi seorang ayah dan suami yang baik memang tidak mudah. Untuk memenuhi kriteria tersebut, sejumlah pria di Jepang mengikuti sebuah kursus yang disebut Ikumen.

Walau kursus itu awalnya dibuat untuk mengajari pria bagaimana menjadi ayah yang sempurna, namun ternyata peminat Ikumen justru para pria lajang.

Mereka sengaja mengikuti kursus ini untuk menaikkan "nilai" di depan wanita bahwa mereka punya pengalaman melakukan tugas-tugas suami dan ayah.

Para pria peserta kursus akan diajari cara memandikan bayi dan menggunakan baju khusus untuk merasakan bagaimana beratnya seorang ibu yang sedang hamil.

Selain itu mereka juga belajar tentang bagaimana menjadi suami yang baik. Misalnya bagaimana cara memberi pujian terhadap masakan istri atau penampilannya.

Di Jepang terdapat perayaan "Beloved Wives Day" pada bulan Januari. Acara terebut digagas oleh pendiri Japan Aisaika Organization. Aisaika sendiri berarti "suami idaman".

Menurut kriteria Japan Aisaika Organaziation, ada 5 kriteria suami yang ideal, yaitu:
1. Pulang ke rumah sebelum jam 8 malam.
2. Menciptakan suasana yang menenangkan.
3. Memanggil istri dengan namanya.
4. Menatap matanya.
5. Mendengar apa yang istri ucapkan.

Baca juga: Alasan Suami yang Tak Mau Pakai Cincin Kawin

Kursus Ikumen dan juga Beloved Wives Day hadir ketika Jepang menghadapi krisis kesuburan atau para ahli ekonomi sebut sebagai "bom waktu demografi."

Menurut laporan Atlantic, kesempatan kerja bagi para pria di Jepang berkurang. Padahal, pria di Jepang masih dianggap menjadi tulang punggung keluarga.

Pria dan wanita di Jepang juga tak mau menikah dan punya anak jika mereka tahu keuangannya tidak siap.

Sementara itu, menjadi karyawan di Jepang juga tidak mudah bagi orang muda karena mereka sering tidak punya waktu untuk berkencan dan membentuk keluarga baru.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.