Gisele Bundchen Ungkap Alasan Mundur dari Victoria's Secret - Kompas.com

Gisele Bundchen Ungkap Alasan Mundur dari Victoria's Secret

Kompas.com - 08/11/2018, 10:00 WIB
Gisele Bundchen mengakhiri perjalanannya sebagai model catwalk di acara Sao Paulo Fashion Week. DAILYMAIL.CO.UK Gisele Bundchen mengakhiri perjalanannya sebagai model catwalk di acara Sao Paulo Fashion Week.

KOMPAS.com - Pertunjukan busana tahunan yang digelar oleh merek lingerie Victoria's Secret akan berlangsung pada 8 November ini di New York.

Sejumlah model ternama seperti Gigi Hadid, Bella Hadid dan Kendall Jenner dipastikan akan menjadi 'bidadari' pada panggung yang banyak dinanti tersebut.

Sayangnya, salah satu model paling berpengaruh, Gisele Bündchen, absen dalam pertunjukan kali ini.

Dalam memoras berjudul “Lessons: My Path to Meaningful Life", super model paling mahal versi majalah Forbes itu mengungkapkan alasan ketidakhadirannya pada pertunjukan busana tahunan yang turut membesarkan namanya itu.

Pada usia 19 tahun Bündchen telah mencetak prestasi yang tak dimiliki oleh model lainnya. Ia berhasil mendapatkan kontrak komersial dengan persuhaan pakaian dalam Victoria's Secret.

“Pada masa itu saya adalah model fesyen dan Victoria's Secret adalah perusahaan besar. Pada tahun 1999, ada pembagian yang kuat di antara keduanya,” ungkap model asal Brazil dalam memoar yang ditulisnya itu.

Awal bergabung dengan Victoria's Secret ia merasa sangat bahagia karena mendapatkan keamanan secara finansial.

Baca juga: Gigi dan Kendall Jenner Kembali Jadi Bidadari Victorias Secret 2018

Ia mengungkapkan gaji tahunannya dari label tersebut mencapai 80 persen dari pendapatan tahunannya sebagai model.

Dengan senang hati, ia kembali memperpanjang kontraknya hingga dua tahun lagi.

Tapi, kehidupan glamor sebagai model Victoria's Secret mulai berkurang untuk wanita 38 tahun itu.

"Selama lima tahun pertama, saya merasa nyaman menjadi model pakaian dalam," paparnya.

Tapi, seiring berjalannya waktu ibu dua anak itu merasa tak nyaman difoto sembari berjalan di atas catwalk hanya dengan memakai bikini atau pakaian dalam seksi lainnya.

"Beri aku rok, jubah, sayap - tolong, apa saja untuk sedikit saja menutupi tubuhku!," keluhnya.

Ketika tiba waktunya untuk memperbarui kontraknya pada tahun 2006, dia merasa ragu.

“Saya benar-benar bersyukur atas kesempatan dan keamanan finansial yang diberikan perusahaan kepada saya, tetapi saya berada di tempat yang berbeda dalam hidup saya, dan saya tidak yakin ingin terus bekerja di sana.”

Begitu curahan hati supermodel berbakat itu dalam memoar yang ditulisnya. Tuntutan menghadiri pembukaan toko, melakukan iklan televisi dan cetak serta terus bepergian untuk pemotretan telah membebani dirinya.

Setelah berbulan-bulan berdoa dan bermeditasi, akhirnya ia mencoba untuk membuat keputusan.

Baca juga: Supermodel Gisele Bundchen Mengaku Menangis Saat Diminta Topless

“Saya meremas dua lembar kertas kecil dan menempatkannya di dalam cangkir teh kosong,” katanya.

Dua lembar kerta itu masing-masing tertulis kata "ya" dan "tidak". Dengan mata tertutup, ia memilih salah satu dari kertas tersebut yang akan menjadi keputusan besar dalam hidupnya.

Kertas yang diambilnya tertulis kata "tidak". Dari sinilah, model milyader pertama itu memilih berpisah dengan perusahaan yang membesarkan namanya.

"Tidak ada jawaban yang secara tidak sadar ingin saya dengar," tulisnya.

Menurutnya, keputusan yang ia buat melalui secangkir teh itu adalah hal yang juga ingin didengarkan oleh tubuhnya.

"Itu juga jawaban yang ingin didengar oleh tubuhku, dan aku yakin, telah mencoba memberitahuku selama berhari-hari," tulisnya.

Ia mengaku "berdamai" dengan keputusan itu dan masih percaya itu hal yang tepat untuknya.



Close Ads X