Rajin Hitung Kalori, Wanita Ini Turunkan Berat Badan Puluhan Kilogram - Kompas.com

Rajin Hitung Kalori, Wanita Ini Turunkan Berat Badan Puluhan Kilogram

Kompas.com - 28/12/2018, 11:34 WIB
IlustrasiShutterstock Ilustrasi

KOMPAS.com - Selalu ada pola diet baru, mulai dari diet keto, diet puasa, vegan, dan lainnya. Padahal, kunci penurunan berat badan sebetulnya sederhana saja, yaitu kalori masuk dan keluar.

Pop Sugar berbincang dengan beberapa perempuan yang berhasil menurunkan berat badannya lebih dari 34kg karena menerapkan prinsip sederhana tersebut.

Kunci sukses mereka menurunkan berat badan beragam, seperti menyiapkan ruang di perut hanya untuk makanan favoritnya, mencatat kalori masuk dan keluar secara ketat, hingga menggunakan bantuan aplikasi.

Berikut adalah kesimpulan dari diet mengatur kalori secara sederhana namun terbukti sukses:

1. Temukan angka kebutuhan kalori

Sebelum memulai menghitung asupan kalori dan kalori keluar, kamu harus tahu berapa banyak kalori yang dibutuhkan tubuhmu dalam sehari.

Cortland West, perempuan yang berhasil menurunkan berat badan sekitar 36kg menggunakan aplikasi Lose It untuk menghitung kebutuhan kalorinya.

Aplikasi tersebut nantinya akan memberikan pertanyaan tentang informasi dasar, seperti usia, berat badan, tinggi badan, dan lainnya, kemudian mengkalkulasi kebutuhan kalori harian.

"Aplikasi itu akan membantu kita menghitung berat badan yang harus diturunkan demi mengejar target sesuai yang kita tetapkan," kata Cortland.

Aplikasi lainnya yang juga bisa digunakan untuk menghitung jumlah kalori adalah MyFitnessPal. Jen Wagner merupakan salah satu yang mengandalkan aplikasi tersebut dan berhasil turun 38 kg.

Menurutnya, menggunakan aplikasi tersebut memberinya ruang kebebasan lebih luas untuk mengkonsumsi makanan yang sebelumnya ia kira tak boleh dikonsumsi ketika diet. Misalnya, terlalu banyak buah-buahan.

Baca juga: Hasil Studi Harvard Tunjukkan Diet Mana yang Bakar Kalori Lebih Banyak

IlustrasiThinkstockphotos Ilustrasi
2. Merencanakan kalori harian

Jika kamu memenuhi target kalori harian setiap harinya, kamu bisa tetap mengkonsumsi makanan favorit dan makanan berkalori tinggi sepanjang jumlah total asupan kalori tetap terjaga.

Jen, misalnya, hanya makan cemilan rendah kalori dan makan siang sehingga ia bisa makan Taco Bell favoritnya pada waktu makan malam.

Taco Bell sendiri bisa mengandung hingga 800 kalori lebih.

"Tapi karena makan siangku hanya 300 kalori dan cemilanku hanya 150 kalori, aku masih bisa menjaga asupan kalori di bawah target," kata Jen.

3. Catat kalori baik dan buruk

Kim Dye pernah berhasil menurunkan berat badan sekitar 45kg. Ia memulai perjalanan penurunan berat badannya dengan mengitung asupan kalori menggunakan MyFitnessPal.

"Tidak ada diet ketat atau perencanaan olahraga, aku hanya mencatat semua asupan kalori, yang baik maupun yang buruk, dan patuh mengkonsumsi kalori sesuai dengan yang dianjurkan. Lalu jalan kaki lima kali dalam seminggu," katanya.

Setiap kali bisa menurunkan berat badan dengan cepat, dirinya akan terus termotivasi untuk melanjutkan usahanya.

Baca juga: Durasi Jalan Kaki Agar Target Penurunan Berat Badan Segera Tercapai

4. Jangan "minum" kalori

Ketika kamu mulai mencatat kalori masuk dan keluar, rasanya sangat mudah melihat angka kalori bertambah. Apalagi jika kita mengkonsumsi minuman mengandung pemanis.

Hal itu lah yang membuat Cortland memangkas kalori lewat minuman yang dikonsumsinya.

"Hal utama yang aku hilangkan dalam pola makanku adalah soda dan minuman manis," ujarnya.

Sebab, kata dia, "meminum" kalori cenderung lebih cepat menambah asupan kalori dan ia memilih untuk tidak membuang jatah kalorinya untuk minuman.

Ia memilih mengkonsumsi air putih atau infused-water, teh tawar atau sparkling water tanpa kalori.

5. Fokus pada rekomendasi lemak, kolesterol dan gula

Menghitung asupan kalori bukan berarti kita bisa makan sembarang makanan. Kualitas makanan juga sangat penting.

Julia Ana, seorang perempuan yang berhasil mengecilkan ukurannya dari 26 menjadi 14, mengaku tidak terlalu ketat memerhatikan asupan kalori hariannya. Namun, ia memerhatikan kualitas makanan yang dikonsumsinya.

"Aku memilih fokus memerhatikan rekomendasi jumlah lemak, kolesterol dan gula setiap harinya," kata Julia.

Untuk gula, misalnya, Julia selalu berusaha mengkonsumsi dalam angka wajar bahkan bisa kurang dari angka tersebut pada hari-hari tertentu.

Baca juga: 6 Diet Paling Ngetren di 2018, Pernah Coba?


Terkini Lainnya


Close Ads X