Cara Mengatasi Otot Betis yang Tegang

Kompas.com - 12/04/2019, 05:05 WIB
Ilustrasi nyeri betisshutterstock Ilustrasi nyeri betis

KOMPAS.com - Otot betis yang tegang dan menyakitkan mungkin kita rasakan setelah sesi kardio intensif, lari, atau olahraga tubuh bagian bawah.

Rasa sakit ini umumnya sangat mengganggu karena seringkali terjadi pada waktu yang cukup lama. Apalagi, betis adalah bagian dari kaki yang selalu digunakan untuk berjalan.

"Sulit untuk mengistirahatkan kaki karena kita sering menggunakannya untuk berjalan," kata profesor dan direktur ilmu kesehatan fisik dan kesehatan olahraga di Stanford University, Michael Fredericson, MD.

Selain sangat mengganggu, rasa sakit karena otot betis yang tegang juga bisa menjadi masalah serius jika dibiarkan berlarut.

Lalu, apa solusinya?

1. Foam rolling

Ilustrasi foam rollingshutterstock Ilustrasi foam rolling
Spesialis ilmu olahraga dari Northwestern Medicine Running Clinic, Steven Mayer, MD mengatakan, foam roller mampu membantu meregangkan otot-otot dan tendon yang tegang. Sehingga, kita bisa melakukan peregangan yang lebih mendalam setelahnya.

Jika otot betismu terasa sakit, Mayer merekomendasikan foam rolling untuk seluruh betis dan tendon achilles (yang terletak di sepanjang betis bagian belakang menuju tumit).

2. Peregangan dinamis dan statis

Ilustrasi peregangan dinamisshutterstock Ilustrasi peregangan dinamis
Menurut Fredericson, peregangan dinamis adalah cara paling efektif untuk merenggangkan otot betis yang tegang. Peregangan dinamis adalah peregangan aktif yang menggabungkan gerakan dan memanaskan otot sambil meregangkannya.

Ini akan membuat sesi peregangan lebih efektif.

Fredericson merekomendasikan, jalan kaki dengan tumit, skipping dan gerakan high knee untuk meregangkan otot-otot pada betis.

Setelah melakukan peregangan dinamis, peregangan statis akan terasa lebih baik.

Mayer menyarankan untuk jalan berjinjit atau melangkah dengan mengangkat satu kaki untuk meregangkan bagian belakang betis. Tahan posisi tersebut selama 30-45 detik.

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X