Tips Olahraga yang Efektif untuk Menyehatkan Jantung

Kompas.com - 20/05/2019, 11:27 WIB
Ilustrasi olahraga pagiimtmphoto Ilustrasi olahraga pagi

KOMPAS.com - Jantung merupakan salah satu organ tubuh yang terdiri dari otot-otot. Jika jantung dilatih secara konsisten dengan olahraga yang memacu denyutnya, maka seseorang akan menjadi lebih aktif dan kuat dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Kabar baiknya, kamu tidak perlu khawatir karena tidak pernah ada kata terlambat dalam memulai olahraga untuk jantung. Nah, berikut ini adalah beberapa tips olahraga jantung sehat yang dapat dicoba.

Saat mulai rutin melakukan aktivitas untuk memacu kerja jantung, kamu akan dapat langsung merasakan manfaatnya bagi tubuh, terutama dalam mengurangi dua kali risiko penyakit jantung yang mungkin terjadi.

Faktanya, rutin berolahraga akan sangat membantu membakar kalori, menurunkan tekanan darah, mengurangi tingkat kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik.

Memulai olahraga untuk jantung

Hal pertama saat akan mulai berolahraga adalah mengetahui apa yang ingin kamu lakukan dan bagaimana kondisi tubuhmu. Kenali olahraga apa yang sekiranya paling cocok untuk dirimu.

Kamu misalnya dapat mempertimbangkan apakah lebih cocok berolahraga sendiri, berolahraga dengan pelatih, berolahraga di dalam ruangan, atau berolahraga di luar ruangan.

Jangan lupa berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui jenis olahraga apa yang sesuai dan cocok untuk dilakukan sesuai dengan kondisi kesehatan. Kemudian, tentukan target yang ingin kamu raih dengan melakukan latihan ini.

Targetkan misalnya bahwa dalam satu bulan kamu akan mampu jogging 30 menit tanpa istirahat. Kamu tidak perlu memasang target terlalu tinggi. Yang terpenting, fokuslah pada konsistensi dan proses.

Baca juga: Kebiasaan Sehari-hari Agar Jantung Tetap Sehat

Latihan kardio, olahraga jantung sehat

Ada banyak sekali ragam olahraga yang dapat dipilih sebagai latihan yang cocok untukmu. Namun, ada beberapa latihan yang dianjurkan untuk menyehatkan dan melatih kerja jantung, misalnya berlari, jogging, dan bersepeda.

Pastikan melakukan gerakan dengan cukup cepat dan stabil untuk menaikkan detak jantung dan pernapasan tanpa harus kesulitan berbicara saat melakukannya. Apabila olahraga tersebut masih terasa sulit, cobalah untuk melakukan latihan kardio yang lebih ringan seperti berjalan dan berenang.

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Sumber
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X