Ada Riwayat Keluarga dengan Penyakit Jantung? Lakukan Ini...

Kompas.com - 21/05/2019, 12:07 WIB
Ilustrasi sakit champjaIlustrasi sakit

KOMPAS.com - Faktor genetik juga mempengaruhi risiko seseorang untuk menderita penyakit tertentu, termasuk penyakit kardiovaskular.

Namun, menurut dokter jantung Sapna Legha, banyak faktor lain yang berperan besar dalam menjaga kesehatan jantung.

Penyakit jantung yang banyak diderita orang biasanya berupa penyakit arteri koroner.

Ini adalah jenis penyakit jantung yang paling umum dan menyebabkan lebih dari 370.000 kematian setiap tahun di AS saja.

Penyakit arteri koroner berawal dari penumpukan plak di dinding pembuluh darah yang memberi “makan” jantung.

Ketika arteri semakin menyempit, darah semakin sulit untuk mengalir, dan dapat menyebabkan serangan jantung atau stroke.

"Anda berisiko lebih tinggi jika memiliki orangtua atau saudara kandung dengan riwayat penyakit jantung sebelum usia 55 tahun untuk pria atau 65 tahun untuk wanita," kata Legha.

Jika kita berada dalam kondisi ini, Legha merekomendasikan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara umum ke dokter jantung. 

Baca juga: Tips Olahraga yang Efektif untuk Menyehatkan Jantung

Mengontrol faktor risiko penyakit jantung

Faktor keturunan hanyalah salah satu penyebab risiko penyakit jantung. Masih ada banyak faktor yang bisa kita kendalikan untuk mengurangi risiko penyakit jantung.

"Anda tidak dapat mengubah riwayat keluarga tetapi Anda dapat mengambil langkah-langkah untuk mengubah faktor-faktor lain," kata Legha.

Berikut perubahan gaya hidup yang mampu melindungi jantung kita:

1. Hindari tembakau

Merokok adalah salah satu gaya hidup buruk yang sangat merusak jantung. Tembakau yang dikemas dalam bentuk apapun memberi dampak negatif pada jantung.

Oleh karena itu, sebaiknya kita menghindari konsumsi tembakau, baik dalam bentuk rokok, menguyah atau vape.

2. Kurangi alkohol

Para ahli pernah mengklaim konsumsi anggur merah baik untuk jantung. Namun, jangan berlebihan mengonsumsinya.

Cobalah untuk mengurangi konsumsi alkohol, sebaiknya tidak lebih dari dua minuman per hari untuk pria dan satu minuman untuk wanita. Satu kali minum tidak boleh lebih dari 0,1 liter anggur dan 0,2 liter bir.

Baca juga: Check Up Kesehatan, Idealnya Berapa Kali dalam Setahun?  

3. Makan dengan baik

Pola makan ala Mediterania yang fokus pada konsumsi buah-buahan, sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan dan minyak zaitun sangat bersahabat untuk jantung.

Untuk protein, pilih ikan dan unggas. Namun, kurangi konsumsi daging merah, produk susu, daging olahan dan makanan manis.

4. Olahraga

Setidaknya, kita melakukan 30 menit aktivitas aerobik sedang sebanyak lima kali dalam seminggu.

Atau, kita bisa melakukan olahraga apapun yang kita sukai agar aktivitas olahraga menjadi hal yang menyenangkan.

5. Kontrol tekanan darah dan kolesterol

Tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi dapat meningkatkan risiko serangan jantung.

Kita dapat mengurangi tekanan darah dan kolesterol dengan melakukan perubahan gaya hidup dan, dalam beberapa kasus, kita bisa melakukan pengobatan.

6. Menurunkan berat badan

Saat memiliki keluarga dengan riwayat penyakit jantung, menurunkan berat badan menjadi salah satu cara untuk menghindari risiko penyakit jantung.

Daripada menyalahkan atau meratapi hal yang tak bisa diubah, sebaiknya kita segera melakukan tindakan nyata demi kesehatan jantung kita.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X