Cerita Tukang Cukur Langganan Jokowi, Bermula dari Bertemu Kaesang

Kompas.com - 21/07/2019, 13:34 WIB
Presiden Joko Widodo (kiri) mengikuti potong rambut massal di area wisata Situ Bagendit, Garut, Jawa Barat, Sabtu (19/1/2019). ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/foc. PUSPA PERWITASARIPresiden Joko Widodo (kiri) mengikuti potong rambut massal di area wisata Situ Bagendit, Garut, Jawa Barat, Sabtu (19/1/2019). ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/foc.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kang Herman, pria asal Garut, Jawa Barat, yang dipercaya Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi tukang cukur rambut langganan.

Ia telah bertugas mengatur gaya rambut Jokowi sejak menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta yaitu sekitar tahun 2013.

Lalu bagaimana cara Herman hingga dapat berkenalan dengan Jokowi?

Dalam program Untung Ada Tora diunggah di youtube Official iNews pada tanggal 3 Januari 2019, Herman menyebut putra bungsu Jokowi, Kaesang-lah yang merekomendasikannya kepada sang ayah.

"Pertamanya semuanya diawali dengan kebetulan, kebetulan Mas Kaesang lewat di depan barber shop kami dan coba potong rambut di barber shop kami," ujar Herman dalam video tersebut.

Baca juga: Saat Kaesang Jadikan Rambut Jokowi Bahan Percobaan...

"Nah kemudian mungkin merasa cocok, terus akhirnya sering datang ke situ. Beliau kemudian mereferensikannya kepada Bapak (Jokowi)," lanjutnya.

Ia berkisah, pertama kali memotong rambut Jokowi, Ia merasa sangat grogi. Namun lambat laun Ia terbiasa mengerjakan tugasnya.

Menurut dia, Jokowi selalu berusaha membuatnya rileks saat mengerjakan tugasnya.

"Kalau potong rambut sambil ngobrol, ngobrolnya yang ringan-ringan saja, soal keluarga, soal pekerjaan," tuturnya.

Kang Herman mengatakan, Jokowi tak pernah meminta model potongan rambut khusus. Jokowi menyerahkan semuanya pada Herman.

Baca juga: Berita Foto: Begini Ekspresi Jokowi Saat Ikut Cukur Massal di Garut

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X