Kompas.com - 27/08/2019, 07:29 WIB

KOMPAS.com - Setelah menjalani sesi lari, kita perlu mengonsumsi cairan untuk menggantikan cairan yang hilang dari tubuh lewat keringat. Tak sedikit yang menyiapkan minuman isotonik untuk diminum setelah lari.

Padahal ternyata, minuman isotonik tidak dianjurkan untuk dikonsumsi setelah sesi lari jarak pendek. Apa alasannya?

Ketua pelaksana ajang lari keluarga besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), KedokteRAN 2019, dr. Jack Pradono Handojo, MHA menyebutkan, pedoman American College of Sport Medicine (ACSM) menjelaskan bahwa cairan paling baik untuk penyegaran setelah sesi lari adalah air mineral.

Air mineral yang diminum bisa dari merek mana pun.

Baca juga: Waspadai dan Pahami, Hoaks soal Olahraga Lari

Minuman isotonik menurutnya memang baik diminum setelah lari, namun hanya jika durasi lari di atas satu jam.

"Ini sering salah kaprah karena orang berpikir (cairan yang hilang) harus diganti dengan air isotonik. Padahal guideline ACSM menyebutkan air isotonik hanya untuk replacement jika lari di atas satu jam."

Hal itu diungkapkan Jack beberapa waktu lalu ketika ditemui di Kampus UI Salemba, Jakarta Pusat.

Jack menjelaskan, pada sesi lari jangka pendek cadangan energi di otot maupun organ hati kita masih cukup. Setelah sesi lari lebih dari satu jam barulah kita membutuhkannya untuk pemulihan dari gula yang diperoleh lewat minuman.

Sebetulnya, tidak ada kerugian jika kita meminum minuman isotonik setelah sesi lari jarak pendek. Hanya saja, kita tidak mendapatkan manfaatnya.

Apalagi, air isotonik pada umumnya mengandung tinggi gula. Satu botol minuman isotonik bisa mengandung gula sekitar 25 gram.

Padahal, anjuran konsumsi harian gula menurut Kementerian Kesehatan adalah maksimal 50 gram atau empat sendok makan per hari.

"Air isotonik ada manfaatnya, tapi untuk long run," tambah dia.

Baca juga: Cegah Makan Berlebih Setelah Olahraga Lari

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.