Kompas.com - 24/09/2019, 11:45 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

“Gold standarnya memang menggunakan hidrokuinon. Tapi, tidak boleh dipakai dalam jangka panjang. Pasien tetap harus kontrol ke dokter karena perlu ada penyesuaian dosis. Masalahnya pasien sering malas, krimnya dipakai bertahun-tahun, padahal ada efek sampingnya,” kata Jane.

Ia menjelaskan, pemakaian hidrokuinon dalam jangka panjang bisa menyebabkan akronosis atau deposit hasil metabolisme hidrokuinon berupa bintil-bintil di kulit.

“Pengobatannya susah kalau sudah akronosis,” katanya.

Saat ini tersedia alternatif baru untuk krim penghilang flek hitam, yaitu Cyspera yang merupakan antioksidan dan bebas kortikosteroid.

“Produk yang berasal dari Switzerland ini sudah beredar di Indonesia dan mendapat registrasi BPOM. Ini menggembirakan karena relatif lebih aman,” kata Gaby.

Selain krim oles, melasma juga bisa dibantu dipudarkan dengan laser. Apalagi untuk flek hitam yang dalam, krim oles saja tidak bisa diserap sampai ke lapisan dalam kulit dan perlu dilakukan laser.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.