Sakit Kepala atau Doyan Tidur? Hati-hati, Mungkin Kamu Sedang Depresi

Kompas.com - 14/10/2019, 13:00 WIB
Ilustrasi Ilustrasi

KOMPAS.com - Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), lebih dari 300 juta orang di seluruh dunia mengalami depresi.

Jumlah perempuan yang mengalaminya dua kali lebih banyak dari laki-laki.

Perempuan banyak mengalami depresi saat hamil dan melahirkan, atau pasien kanker, dan lainnya.

Mereka seringkali depresi karena memikirkan konsekuensi dari hal yang dialaminya. Tapi, tak sedikit pula depresi terjadi di luar penyebab tersebut.

Banyak kasus depresi berujung pada bunuh diri. Lebih dari 800 ribu orang bunuh diri setiap tahunnya karena depresi.

Baca juga: Yoga Ampuh Atasi Depresi dan Menurunkan Nafsu Makan, Benarkah?

Alasannya pun beragam. Mulai dari masalah kesulitan pekerjaan, kehilangan orang yang dicintai, perpisahan, dan lainnya.

Namun, ada sejumlah gejala yang bisa dikenali sebagai tanda-tanda depresi.

Dengan mengetahuinya, kita bisa lebih dini menghindarkan diri dari depresi atau menolong orang di sekitar kita.

Pasien depresi seringkali datang ke dokter dengan beberapa gejala serupa.

Dua pertiga dari mereka datang dengan gejala sakit kepala, sakit punggung atau sakit lainnya, namun tak mengakui mengalami depresi.

Kadang, kasus depresi baru ditemukan setelah dokter bertanya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X