Kebanyakan Camilan Asin Bisa Bikin Gemuk

Kompas.com - 29/10/2019, 10:04 WIB
Ilustrasi garam shutterstockIlustrasi garam

KOMPAS.com - Konsumsi makanan yang mengandung garam tinggi selama ini hanya dikaitkan dengan tekanan darah tinggi. Namun, menurut temuan terbaru hobi mengasup makanan yang asin juga bisa meningkatkan berat badan.

Hasil penelitian yang dimuat dalam The Journal of Clinical Investigation menunjukkan, makanan asin dapat menurunkan kadar haus sehingga kita justru jadi lebih banyak makan dan akhirnya kegemukan.

Asupan harian garam yang direkomendasikan adalah 2.400 mg. Namun, jika kita memiliki tekanan darah tinggi disarankan untuk mengasup garam tak lebih dari 1.500 mg atau kurang dari tiga perempat sendok makan.

Makanan yang mengandung garam tinggi ada di sekitar kita, bahkan yang sebenarnya rasanya tidak asin pun mengandung natrium tinggi. Misalnya saja saus, kecap, makanan beku, makanan kalengan, hingga keripik dan mi instan.

Untuk mengurangi asupan garam, konsumsi sayuran dan buah segar. Masak sendiri di rumah juga memudahkan kita mengontrol kadar garam yang dipakai.

Dibutuhkan waktu 6-8 minggu untuk melatih lidah agar terbiasa dengan makanan yang rasanya tidak asin. Namun, jika sudah berhasil, biasanya kita akan tidak suka lagi dengan makanan kemasan karena rasanya terlalu asin.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X