Gaya Hidup Sehat untuk Kurangi Risiko Stroke, Apa Saja?

Kompas.com - 30/10/2019, 17:26 WIB
Ilustrasi Olahraga Lari SHUTTERSTOCKIlustrasi Olahraga Lari
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Kebiasaan yang kita jalankan setiap hari ternyata bisa membantu mencegah terjadinya stroke. Sebuah penelitian menyebutkan, ada lima gaya hidup sehat yang bisa mereduksi potensi berbagai jenis stroke sampai 80 persen.

Hasil penelitian yang dipaparkan di jurnal kedokteran Circulation menelusuri catatan kesehatan dan gaya hidup 43.685 laki-laki serta 71.243 perempuan.

Riset berlangsung pada 1986-2002, dengan usia rata-rata 54 tahun bagi responden laki-laki dan 50 tahun bagi responden perempuan saat penelitian dimulai.

Ketika riset dimulai, tidak ada satu pun peserta yang menderita penyakit kardiovaskular atau kanker. Selama penelitian berlangsung, sebanyak 1.559 peserta perempuan dan 994 peserta laki-laki terserang stroke.

Rupanya cara mencegah stroke berkaitan erat dengan gaya hidup. Para peneliti merekomendasikan gaya hidup berikut sebagai cara mencegah stroke dan menurunkan risiko stroke:

  • Tidak merokok
  • Menjaga berat badan. Indeks massa tubuh (BMI) harus dijaga di bawah 25. BMI sebesar 25-29,9 berarti terlalu berat. BMI di atas 30 menunjukkan obesitas.
  • Beraktivitas fisik tingkat menengah sampai tinggi setidaknya 30 menit setiap hari
  • Menjalani diet sehat, dengan memperbanyak asupan buah dan sayuran kaya serat, protein seperti ayam dan ikan, kacang-kacangan, serta mengurangi lemak jahat.
  • Membatasi konsumsi minuman beralkohol menjadi maksimal segelas sehari bagi perempuan dan dua gelas bagi laki-laki.

Peserta perempuan yang menjalani lima ketentuan di atas mengurangi risiko semua jenis stroke sampai 79 persen. Sementara, untuk stroke iskemik, risikonya berkurang 81 persen.

Stroke iskemik adalah jenis stroke yang terjadi ketika pembuluh darah yang menyuplai darah ke area otak tersumbat oleh bekuan darah. Stroke iskemik menempati 87 persen dari total kasus stroke.

Bagi peserta laki-laki yang mengikuti lima gaya hidup sehat sebagai cara mencegah stroke tersebut, risiko terserang stroke secara umum turun 69 persen, dan stroke iskemik turun 80 persen.

Baca juga: Simak 5 Cara Mencegah Stroke

Stephanie E. Chiuve, peneliti dari Harvard School of Public Health, Boston, Amerika Serikat mengatakan, gaya hidup sehat sangat bermanfaat mencegah stroke, khususnya stroke iskemik.

"Lebih dari separuh stroke iskemik, 52 persen pada laki-laki dan 54 persen pada perempuan, bisa dicegah dengan menjalani pola hidup sehat," kata dia.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X